Grab Terus Usaha Akselerator Kembali Hadir di Jawa Barat Latih dan Dampingi Ratusan UMKM dari Kelompok Terpinggirkan

Grab, aplikasi serba bisa terkemuka di Asia Tenggara, kembali membuka pendaftaran program pelatihan dan pendampingan ‘#TerusUsaha Akselerator’ Batch 2 bagi ratusan UMKM di Indonesia, khususnya kelompok terpinggirkan di Jawa Barat. (foto : Dok. Grab)

Grab, aplikasi serba bisa terkemuka di Asia Tenggara, kembali membuka pendaftaran program pelatihan dan pendampingan ‘#TerusUsaha Akselerator’ Batch 2 bagi ratusan UMKM di Indonesia, khususnya kelompok terpinggirkan di Jawa Barat. (foto : Dok. Grab)

POJOKBANDUNG.com – Setelah sukses dengan program #TerusUsaha Akselerator batch pertama, kini Grab kembali hadir dengan #TerusUsaha Akselerator batch kedua. Pada program #TerusUsaha Akselerator batch 2 ini, akan ada berbagai macam pelatihan dan inspirasi dari banyak mentor ternama, program pengenalan dan pelatihan untuk bergabung di platform digital Grab, dan juga ada pelatihan bisnis untuk memonitor perkembangan usaha peserta.


Program #TerusUsaha Akselerator kembali dibuka untuk Batch Kedua, berikan pelatihan dan pendampingan bisnis bagi ratusan pelaku UMKM Indonesia termasuk para lansia, penyandang disabilitas, dan mantan narapidana

Progam ini adalah wujud nyata dukungan Grab terhadap program pemerintah, Bangga Buatan Indonesia, untuk membantu UMKM beradaptasi dengan teknologi di tengah ekonomi digital.

Pelatihan ini merupakan bagian dari program digitalisasi UMKM #TerusUsaha, di mana ratusan UMKM terpilih akan mengikuti pembinaan intensif selama 2 bulan bersama para pakar, agar dapat meningkatkan kompetensi dan bisa beradaptasi dalam dunia digital. Pendaftaran program ini akan dibuka dari tanggal 25 Januari hingga 7 Februari 2021 melalui www.grabforgood.id.

Ridzki Kramadibrata, President of Grab Indonesia menjelaskan, di tengah berbagai situasi yang menantang, kesempatan selalu ada bagi mereka yang mau #TerusUsaha. Karenanya, Grab terus berkomitmen untuk menyediakan platform yang inklusif guna memastikan semua orang, tak terkecuali lansia, penyandang disabilitas dan mantan narapidana, bisa mandiri dalam era ekonomi digital melalui teknologi Grab.

“Selain teknologi dari platform Grab yang dapat digunakan untuk memulai usaha, program #TerusUsaha Akselerator Batch 2 ini kami hadirkan untuk memberikan pendampingan, pelatihan, serta konsultasi bagi ratusan UMKM, guna meningkatkan kompetensi mereka, agar mereka dapat bersaing di tengah era digital,” katanya.

Dalam program Grab #TerusUsaha Akselerator Batch 2 Grab akan menyeleksi ratusan UMKM dan memberikan rangkaian sesi pelatihan dan peningkatan keterampilan kepada UMKM terpilih, termasuk didalamnya acara Inagurasi.

Pada acara tersebut, sesi yang dibuka bagi umum dan disiarkan melalui kanal YouTube Grab Indonesia dan Sahabat UMKM pada 10 Februari 2021 dengan tema ‘Kontribusi UMKM sebagai Penggerak Roda Ekonomi Indonesia’. Sesi ini akan diisi oleh Jenderal (purn) Drs. Moeldoko selaku Kepala Staf Kepresidenan, Ridzki Kramadibrata selaku President of Grab Indonesia, dan Amanda Nurani Nataprawira selaku Owner Tahu Krispi Fatmawati & Cendol Mertua.
Dalam acara ini akan diumumkan ratusan UMKM terpilih yang akan mengikuti pelatihan intensif selama dua bulan dan terbagi menjadi 3 fase. Fase pertama, edukasi yang mencakup berbagai ruang lingkup bisnis: Sesi pelatihan dan pembelajaran intensif untuk para UMKM yang akan fokus pada beberapa topik seperti strategi pemulihan ekonomi, pemasaran, literasi keuangan, serta branding dan public relations. Para UMKM juga akan mendapatkan bekal tentang sosialisasi BPOM serta pelatihan terkait pemahaman sertifikasi halal. Seluruh sesi akan dibawakan oleh para pakar.

Lalu fase kedua sosialisasi platform digital. Di dalam sesi ini, para peserta terpilih akan diberikan pendampingan dalam mendaftar dan mengoperasikan aplikasi Grab seperti GrabExpress, GrabFood, GrabMart, dan GrabKios sesuai dengan lini bisnis mereka. Selama sesi ini, peserta juga akan diberi pembelajaran dalam membuat strategi pemasaran dan berjualan yang menarik dan efektif agar dapat bersaing di platform digital.

Kemudian fase ketiga, business coaching. Di dalam sesi ini peserta akan diberi kesempatan untuk berkonsultasi terkait strategi bisnis, produk, strategi pemasaran dengan para mentor. Selama sesi ini perkembangan peserta akan dipantau jika peserta membutuhkan bantuan tambahan.

Loading...

loading...

Feeds

Larang Warga Mudik, Kapolri Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah melarang adanya mudik pada periode libur …