Ibu dan Putri Kecilnya Teridentifikasi Korban Sriwijaya Air, Satu Putrinya Masih Hilang

Rahmania Ekananda bersama dua putrinya semasa hidup yang menjadi korban Sriwijaya Air SJ 182 (jawa pos)

Rahmania Ekananda bersama dua putrinya semasa hidup yang menjadi korban Sriwijaya Air SJ 182 (jawa pos)

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Seolah tak mau jauh saat Sriwijaya Air SJ182 jatuh, Rahmania Ekananda (39) berbarengan teridentifikasi bersama putrinya Fathima Ashalina (2). Satu lagi putri tercintanya belum ditemukan.


Ibu dan dua putrinya yang masih kecil-kecil ini menjadi korban pesawat nahas Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di Kepulauan Seribu.

Ibu dimaksud adalah Rahmania Ekananda (39). Ia terbang saat itu bersama dua anaknya yang masih kecil Fazilla Amara (6) dan Fathima Ashalina (2).

Satu lagi rombongan keluarga itu bernama Dinda Amelia sebagai baby sitter.

Keluarga ini berasal dari Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Hendak terbang ke Pontianak.

Rahmania Ekananda (39) berbarengan teridentifikasi bersama putrinya Fathima Ashalina (2) pada Senin (18/1/21).

Seperti diketahui, jumlah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 semakin banyak yang teridentifikasi. Pada hari ini (18/1/2021), Tim DVI Mabes Polri berhasil mengidentifikasi 5 korban lagi.

“Untuk hari ini, Tim DVI berhasil mengidetifikasi lima korban,” kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Rusdi Hartanto di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta, Senin (18/1).

Korban yang teridentifikasi hari ini yaitu, Didik Gunardi (49), Athar Rizki Riawan (8), Gita Lestari (36), Fathima Ashalina (2) dan Rahmania Ekananda (39).

“Sehingga seluruh korban sampai saat ini yang dapat teridentifikasi sebanyak 34 korban,” jelas Rusdi.

Berikut daftar korban Sriwijaya Air SJ 182 yang sudah teridentifikasi tim DVI Mabes Polri

Teridentifikasi 11 Januari 2021

Okky Bisma, 29. (Pramugara)
Teridentifikasi 12 Januari 2021

Asy Habul Yamin, 36.
Fadly Satrianto, 38. (Co-pilot ekstra)
Khasanah, 50.
Teridentifikasi 13 Januari 2021

Indah Halimah Putri, 26.
Agus Minarni, 47.
Teridentifikasi 14 Januari 2021

Riko.
Ikhsan Adhan.
Supianto.
Pipit Piyono.
Mia Tresetyani (Pramugari).
Yohanes Suherdi.
Teridentifikasi 15 Januari 2021

Toni Ismail, 59.
Dinda Amelia, 15.
Isti Yudha Prastika, 34.
Putri Wahyuni, 25.
Rahmawati, 59.
Teridentifikasi 16 Januari 2021

Rosi Wahyuni, 51.
Riski Wahyudi. 26.
Neli, 49.
Beben Sofian, 58.
Mahfufatul Yeti Sriyaningsih.
Arifin Ilyas, 26.
Aneta Fauziah, 38.
Teridentifikasi 17 Januari 2021

Fau Nuntius Zai, 11 bulan.
Yuni Dwi Saputri, 34.
Iskandar, 52.
Okke Durotul Zannah, 24.
Keluarga menolak identitas korban dipublikasi.
Teridentifikasi 18 Januari 2021

Didik Gunardi, 49.
Athar Rizki Riawan, 8.
Gita Lestari, 36.
Fathima Ashalina, 2.
Rahmania Ekananda, 39.
(jpc/pojoksatu)

Loading...

loading...

Feeds

PTM Terbatas Harus Fokus pada Hal Esensial

POJOKBANDUNG.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) meminta penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas perlu berfokus pada hal …