Bayi 11 Bulan Korban Tragedi Sriwijaya Air SJ182 Teridentifikasi

Jenazah korban Sriwijaya Air SJ182 dikumpulkan di dermaga JICT 2, Jakarta Utara, Senin (11/1/2021). Foto Jawa Pos

Jenazah korban Sriwijaya Air SJ182 dikumpulkan di dermaga JICT 2, Jakarta Utara, Senin (11/1/2021). Foto Jawa Pos

POJOKBANDUNG.com – Tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri kembali mengidentifikasi sejumlah korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ182. Kali ini, terdapat lima jenazah yang telah teridentifikasi Tim DVI.


Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan, identifikasi berhasil setelah mendapat kecocokan saat data ante mortem korban disandingkan dengan post-mortem.

“Kemudian yang berikutnya, hasil identifikasi dari tim DVI hari ini berhasil mengidentifikasi lima korban,” ungkap Rusdi saat konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (17/1).

Lebih lanjut Rusdi mengungkapkan, dari lima jenazah yang berhasil diidentifikasi itu, ada satu jenazah yang tidak dipublikasikan. Hal tersebut merupakan keinginan keluarga korban.

“Ada satu (keluarga) korban yang menginginkan agar identitasnya tidak disampaikan,” ungkap Brigjen Rusdi.

Kelima korban yang diidentifikasi itu yakni atas nama Fao Nuntius Zai, bayi berumur 11 bulan. Berikutnya Yunni Dwi Saputri (34), Iu Iskandar (52) dan Oke Dhurrotul (24).

“Satu tadi, keluarga tidak ingin identitasnya disampaikan ke publik. Tentunya ini patut kita hormati dan kita hargai,” tutupnya.

Sebelumnya, Tim DVI telah mengidentifikasi 24 korban. Keduapuluh empat orang itu yakni Rosi Wahyuni (51), Rizki Wahyudi (26), Nelly (49), Beben Sopian (58).

Kemudian, Okky Bisma (29), Fadly Satrianto (39), Khasanah (50), Asy Habul Yamin (36), Indah Halimah Putri (26), Agus Minarni (47). Selanjutnya, atas nama Ricko (32), Ihsan Adhlan Hakim (33), Supianto (37), Pipit Piyono (23), Mia Tresetyani (23), dan Yohanes Suherdi (37).

Pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak dengan nomor penerbangan SJ 182 hilang kontak pada Sabtu, pukul 14.40 WIB. Pesawat jatuh diantara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Jakarta.

Pesawat membawa penumpang 46 dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi, pilot-kopilot, satu petugas keselamatan penerbangan dan tiga awak kabin.

(jpnn/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds

Sampah Sumbat Sungai, Aktivis Demo

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Terkait timbunan sampah yang kerap menyumbat aliran Sungai  Cigadung yang berasal dari gundukan sampah di tempat pembuangan …

Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Vaksinasi Covid-19 menjadi salah satu kunci Indonesia untuk keluar dari situasi pandemi. Program tersebut membutuhkan partisipasi dari …

46 Warga Kampung Jati Dievakuasi

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI – Aktivitas bencana pergerakan tanah yang memprakporandakan tiga perkampungan penduduk di wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, kian meluas …

Korban Banjir Terjangkit Ragam Penyakit

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Banjir yang sempat melanda wilayah utara (Pantura), Subang menimbulkan dampak penyakit bagi warga, yakni penyakit gatal pada …

DLH Keluhkan Anggaran Perawatan Kendaraan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Subang mengakui bahwa penanganan sampah di wilayah Subang tidak berjalan dengan optimal …