Pesta Usai Divaksin, Raffi Ahmad Dikritik Netizen

Raffi Ahmad

Raffi Ahmad

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Usai menjalani vaksinasi Covid-19 bersama Presiden Joko Widodo, kemarin Raffi Ahmad membuat kehebohan pada media sosial dan menjadi trending Twitter. Pasalnya, Raffi langsung datang ke salah satu pesta rekannya tanpa protokol kesehatan.


Raffi dianggap tak lagi mempedulikan protokol kesehatan. Kumpul dengan beberapa rekan artis tanpa menggunakan masker dan jaga jarak.

Dalam tangkapan layar yang beredar di Twitter, terlihat Nagita Slavina, Anya Geraldine dan Gading Marten ngumpul bareng Raffi Ahmad.

Anya Geraldine sempat memosting foto kebersamaan dengan Raffi Cs tanpa mengenakan masker via akun media sosialnya. Namun postingan itu kini sudah tidak ada. Demikian pula postingan itu sudah dihapus dari akun Instagram Gading dan Raffi.

Netizen rame-rame mengomentari perkumpulan Raffi Cs karena menganggap tak pantas melakukannya lantaran tidak memberikan contoh baik kepada masyarakat dengan kapasitas sebagai publik figur dan influencer.

Ulah Raffi Cs dinilai justru akan menjadi beban bagi pemerintah yang kini tengah berjuang keras menekan jumlah kasus Covid-19.

Kritikan kepada Raffi Ahmad bukan hanya datang dari masyarakat. Teman artis seperti Ernest Prakasa dan Sherina Munaf juga melayangkan kritikan kepada Raffi Ahmad.

Ernest melalui cuitan di Twitter menyebut apa yang dilakukan teman dekat mendiang Olga Syahputra itu seperti plot twist.

Belum 24 jam melakukan vaksinasi namun malah mencontohkan kebalikannya lantaran hangout tanpa menggunakan masker.

“Yup, saya berhasil terlihat tol*l. But it’s really not about me. Tindakan Raffi menurut saya keterlaluan & tidak menghargai keistimewaan yang ia dapatkan,” tulis Ernest Prakasa.

Selain itu, Sherina Munaf juga melayangkan kritikan keras kepada Raffi Ahmad.

Ia menilai tindakan ayah Rafathar Malik Ahmad itu, hangout tanpa mengindahkan protokol kesehatan tidak dapat dibenarkan dengan alasan apapun.

“Halo Raffi Ahmad, setelah divaksin bukan berarti keluyuran rame2 dong. Anda dipilih jatah awal2 vaksin karena followers banyak. Dengan alasan yang sama, tolong berikutnya konsisten beri contoh yang baik. Please you can do better than this. Your followers are counting on you,” cuit Sherina Munaf.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono pun menganggapi hal ini. Heru mengaku sudah menegur suami dari Nagita Slavina itu.

“Sudah nasihati, diingatkan kembali oleh Tim Komunikasi Covid-19 agar menaati protokol kesehatan,” ujar Heru kepada wartawan, Kamis (14/1).

Heru juga mengaku terima kasih adanya laporan mengenai pelanggaran protokol kesehatan yang Raffi Ahmad lakukan. “Baik terima kasih infonya,” singkatnya.

Sementara, Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito mengatakan, Raffi yang mendatangi pesta usai vaksin menjadi pelajaran penting bagi semua pihak, khususnya pemerintah.

Menurut Wiku, melibatkan influencer dalam mengampanyekan suatu hal yang sangat besar, dalam hal ini vaksinasi Covid-19, memerlukan pola komunikasi yang baik.

Ini supaya apa yang dikampanyekan bisa dipahami betul oleh sang influencer. Jika tidak, maka kejadian yang dilakukan oleh Raffi bukan tidak mungkin terjadi lagi di kemudian hari.

Karenanya, menurut Wiku, blunder Raffi bisa menjadi pelajaran penting bagi pemerintah jika ke depannya ingin kembali mengajak influencer untuk menyusun strategi komunikasi yang dapat khalayak mengerti.

“Harus bekerja sama menjalankan strategi komunikasi yang baik yang bisa dimengerti mereka, dan diikuti oleh pengikutnya,” kata Wiku, dikutip dari Antara, Kamis (14/1).

Wiku menambahkan, Raffi sebagai orang yang mendapat kesempatan sebagai penerima vaksin pertama semestinya bisa menjadi panutan anak-anak muda serta penggemarnya.

Memiliki jutaan followers di media sosial, Raffi dinilai memiliki pengaruh yang cukup penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terdapat kesuksesan vaksinasi khususnya untuk para pengikutnya.

“Kami berharap influencer besar seperti Raffi Ahmad untuk dapat memainkan peran penting dalam memastikan bahwa kaum muda akan mendukung vaksinasi,” ujar Wiku.

Wiku menyadari bahwa sesuatu bisa saja terjadi dalam program vaksinasi, seperti apa yang menimpa Raffi Ahmad saat kedapatan datang ke sebuah acara tanpa mengikuti protokol kesehatan.

“Hal-hal seperti ini bisa terjadi, kesalahan bisa terjadi dan tentunya sudah diklarifikasi oleh Raffi Ahmad sendiri,” kata Wiku.

Terkait ini, Raffi Ahmad telah meminta maaf dan mengakui kesalahannya. Ia juga menjanjikan ke depannya akan mematuhi protokol kesehatan.

“Terkait peristiwa tadi malam, dimana saya terlihat berkumpul dengan teman2 tanpa masker dan tanpa jaga jarak, pertama saya minta maaf yang sebesar-besarnya kepada Presiden Republik Indonesia Bapak @jokowi ,Sekretariat Presiden, KPCPEN, dan juga kepada seluruh masyarakat Indonesia atas peristiwa tersebut,” ujar Raffi dikutip Radarbandung.id dari akun Instagram @raffinagita1717, Kamis (14/1).

“Jujur bahwa kejadian tadi malam adalah murni karena keteledoran saya, karena kesalahan saya. Kedepan saya akan lebih mentaati protokol kesehatan 3M (Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan),” lanjutnya.

Tangkapan layar Instagram akun @raffinagita1717

“Saya juga berharap teman-teman dan seluruh masyarakat Indonesia agar terus menjalankan protokol kesehatan, meskipun vaksinasi sedang berjalan. Vaksin dan protokol kesehatan adalah satu kesatuan,”ucapnya lagi.

Raffi pun berterima kasih kepada semua pihak yang telah mengingatkannya.

“Terima kasih banyak untuk teman2 yang sudah mengingatkan dan saya harap kita terus saling koreksi demi kesehatan kita, orang2 yg kita sayangi, dan buat Indonesia,” tandasnya.

(jpc/ysf)

Loading...

loading...

Feeds

Sampah Sumbat Sungai, Aktivis Demo

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Terkait timbunan sampah yang kerap menyumbat aliran Sungai  Cigadung yang berasal dari gundukan sampah di tempat pembuangan …

Setahun Zona Merah di Indonesia

PADA 2 Maret 2020, Presiden Jokowi mengumumkan dua warga Depok, Jawa Barat, terpapar virus mematikan Covid-19. Setelah pengumuman menyeramkan itu, suasana …

Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Vaksinasi Covid-19 menjadi salah satu kunci Indonesia untuk keluar dari situasi pandemi. Program tersebut membutuhkan partisipasi dari …

46 Warga Kampung Jati Dievakuasi

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI – Aktivitas bencana pergerakan tanah yang memprakporandakan tiga perkampungan penduduk di wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, kian meluas …