Buka-Tutup Jalan RE Martadinata Bandung Selama PSBB Proporsional

Ilustrasi penegakan Prokes di Kota Bandung

Ilustrasi penegakan Prokes di Kota Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemberlakukan sistem buka tutup jalan di Kota Bandung bertambah pada satu ruas jalan selama PSBB Proporsional. Sistem buka tutup kini berlaku pada Jalan RE Martadinata mulai 11-25 Januari 2021 mulai pukul 18.00 hingga waktu yang tidak ditentukan.


“Selain 23 titik yang sudah ditutup selama ini. Sekarang ada penutupan satu ruas jalan lagi, yaitu Jalan RE Martadinata,” ungkap Kabid PDKT Dishub Kota Bandung Asep Koswara kepada wartawan, Selasa (12/1/2021).

“Kita tidak bisa menutup total atau mematok sampai jam berapa (penutupan jalan). Karena itu jalur hidup sehingga sulit melakukan penutupan total,” terangnya.

Ia menjelaskan maksud dari penutupan di Kota Bandung untuk dapat menghindari kerumunan. Jika Jalan RE Martadinata sudah tidak ada kerumunan, maka akan kembali dibuka.

Sementara soal kewenangan membubarkan kerumunan ada pada Satpol PP, karenanya bersama tim gabungan Protokol Kesehatan (Prokes), yang terdiri dari TNI dan Polri, Satpol PP akan menyisir beberapa tempat potensi menimbulkan kerumunan.

Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Asep Pujiono, katakan, tim gabungan Prokes menyisir mal yang terdapat food court, restoran dan beberapa tempat lain yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

“Kita akan lihat apakah mal sudah menerapkan protokol kesehatan atau belum. Jika hari pertama belum menerapkan protokol kesehatan, akan mendapat teguran. Namun jika hari berikutnya masih tetap tidak mengindahkan kenakan sanksi,” terangnya.

Tim gabungan akan menerjunkan kurang lebih 100 orang yang terbagi ke dalam 5 tim. Nantinya semua tim bertanggungjawab atas wilayah masing-masing.

Waktu pemantauan sesuai jam operasional tempat. Semisal pasar tradisional, maka akan dilakukan pagi hari.

Asep mengatakan, buka tutup Jalan RE Martadinata bersifat situasional bergantung kondisi lapangan.

“Kita tidak bisa menutup total atau mematok sampai jam berapa (penutupan jalan). Karena itu jalur hidup sehingga sulit melakukan penutupan total,” terangnya.

Ia menjelaskan maksud dari penutupan di Kota Bandung untuk dapat menghindari kerumunan. Jika Jalan RE Martadinata sudah tidak ada kerumunan, maka akan kembali dibuka.

Sementara soal kewenangan membubarkan kerumunan ada pada Satpol PP, karenanya bersama tim gabungan Protokol Kesehatan (Prokes), yang terdiri dari TNI dan Polri, Satpol PP akan menyisir beberapa tempat potensi menimbulkan kerumunan.

Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Asep Pujiono, katakan, tim gabungan Prokes menyisir mal yang terdapat food court, restoran dan beberapa tempat lain yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

“Kita akan lihat apakah mal sudah menerapkan protokol kesehatan atau belum. Jika hari pertama belum menerapkan protokol kesehatan, akan mendapat teguran. Namun jika hari berikutnya masih tetap tidak mengindahkan kenakan sanksi,” terangnya.

Tim gabungan akan menerjunkan kurang lebih 100 orang yang terbagi ke dalam 5 tim. Nantinya semua tim bertanggungjawab atas wilayah masing-masing.

Waktu pemantauan sesuai jam operasional tempat. Semisal pasar tradisional, maka akan dilakukan pagi hari.

Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Bandung, Taspen Efendi mengatakan, untuk hari pertama hasil pemantauan, beberapa mal relatif sudah menerapkan peraturan pembatasan kunjungan sehingga tidak tampak kerumunan.

“Kita tadi meninjau ke food court di Mal Bandung Indah Plaza (BIP), pengunjung sangat jarang. Semua bisa menjaga jarak satu dengan yang lainnya,” akunya.

Meski demikian, tim Prokes akan tetap melakukan sosialisasi kepada pengunjung dan pengelola agar saling mengingatkan jika ada yang melakukan pelanggaran.

Di Kota Bandung, aktivitas mal, toko modern dan ritel dibatasi hingga pukul 19.00 dengan kapasitas 30 persen, dengan jam operasional hingga pukul 19.00 selama PSBB Proporsional, dan pukul 20.00 untuk restoran, food court dan tempat hiburan dengan kapasitas 25 persen.

(mur)

 

Loading...

loading...

Feeds

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mendapat suntikan vaksin Covid-19 untuk tahap kedua. Vaksinasi dilakukan di halaman Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, …

Wow! Kemendikbud Beri Bocoran Soal AN?

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan contoh soal Asesmen Nasional (AN) akan dilaksanakan pada September 2021. Adapun, penilaian AN itu …

Dukung UMKM, Integrasikan Layanan Iklan Digital

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Telkomsel bersama Gojek terus memperkuat komitmen dalam mendorong pemberdayaan UMKM di Indonesia melalui pemanfaatan teknologi digital terdepan …