Tempat Awal Mula Corona, Wuhan Kini Kota Paling Aman di Dunia

Warga Wuhan kini bebas berkumpul, namun tetap disiplin mengenakan masker (AFP)

Warga Wuhan kini bebas berkumpul, namun tetap disiplin mengenakan masker (AFP)

POJOKBANDUNG.com – SATU tahun berlalu, pandemi Corona Covid-19 seolah sudah berangsur lenyap di Wuhan, Tiongkok.


Wuhan yang menjadi tempat munculnya wabah, bahkan sudah berpesta merayakan tahun baru tanpa menjalankan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak.

Para penduduk di sana kini berbangga dan menjuluki Wuhan sebagai kota paling aman dari virus Corona.

“Wuhan adalah kota teraman di Tiongkok sekarang, bahkan di seluruh dunia,” ujar penduduk Wuhan berusia 66 tahun, Xiong Liansheng.

“Kesadaran orang-orang Wuhan tentang pencegahan dan pengendalian epidemi sangat tinggi bahkan cucu saya yang berusia dua tahun akan mengenakan masker saat keluar,” ungkap Xiong seperti dilansir dari Daily Mail, Senin (11/1).

Wuhan juga cepat bereaksi ketika muncul kasus baru. Wuhan langsung menutup tempat umum seperti pasar setelah pengujian massal terdapat kasus positif Covid-19.

Sementara itu, setelah perselisihan dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO, Tiongkok akhirnya mengatakan para ahli independen dari WHO diizinkan masuk ke Wuhan pada Kamis (14/1) mendatang.

Sehingga ahli WHO bisa menelusuri kembali secara rinci awal virus di Wuhan.

Wuhan kini telah bangkit kembali dan penduduknya menikmati kebebasan. Bisa bebas ke kantor, dan yang lainnya berjalan di sepanjang tepi sungai, sangat kontras dengan negara-negara yang masih dikunci dan dibatasi secara ketat.

Pasangan lansia menari, beberapa orang masih bermasker, tetapi tetap saja sudah longgar batas sosialnya.

“Semua orang Wuhan merasa sangat aman di kota, dan kami datang ke sini dan menari dengan gembira setiap hari,” kata warga.

Wuhan memang bisa dibilang mulai normal, namun kota lain di Tiongkok masih waspada.

Salah satunya di Provinsi Hebei, Tiongkok utara. Terdapat 127 kasus Covid-19 baru, ditambah 183 infeksi tanpa gejala tambahan, dalam seminggu terakhir. Sebagian besar ditemukan di Shijiazhuang.

Sembilan kasus yang dikonfirmasi terjadi di kota tetangga Xingtai.

Lonjakan kasus itu terjadi ketika tim penyelidik Organisasi Kesehatan Dunia yang menyelidiki asal-usul pandemi Covid-19 akan tiba di Wuhan.

(jpc)

Loading...

loading...

Feeds