Pelajar SMP di Cianjur Bikin Parodi Indonesia Raya, Ditangkap Polisi

POJOKBANDUNG.com, CIANJUR – MDF, pelajar SMP, warga Desa Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah, Cianjur, Jawa Barat, ditangkap personel Badan Reserse Kriminal Kepolisian Indonesia. Sebab, telah mengunggah video parodi lagu kebangsaan, Indonesia Raya dan lambang negara Garuda Pancasila di akun media sosialnya.


Penangkapan itu mengagetkan warga sekitar yang tidak menyangka kasus serius itu terjadi pada bocah yang masih duduk di kelas III SMP itu. Kepala Dusun Desa Hegarmanah Agus Mulyadi seperti dilansir dari Antara di Cianjur tidak menyangka bahwa MDF, anak pemilik rumah yang merangkap sebagai toko serba ada, itu ditangkap polisi karena telah membuat parodi lagu kebangsaan Indonesia Raya.

”Saya pikir malam itu, ada penangkapan bandar narkoba atau tindak kriminal lain, karena petugas yang datang menggunakan beberapa kendaraan roda empat bertubuh tegap dan tinggi menggunakan jaket kulit hitam. Saya baru tahu bahwa yang ditangkap anak pemilik rumah yang masih di bangku SMP,” kata Agus Mulyadi pada Jumat (1/1).

Polisi langsung membawa MDF dan orang tuanya ke dalam mobil. Warga tidak tahu persis apa yang sudah dilakukan anak laki-laki itu. Bahkan hingga sore ini (1/1), rumah bertingkat tiga itu masih sepi dan terkunci rapat.

”Baru tahu bahwa kasusnya sampai ke Mabes Polri karena mengunggah video,” tutur Agus Mulyadi.

Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Anton mengatakan, koleganya dari personel Badan Reserse Kriminal Kepolisian Indonesia menangkap pelajar SMP yang mengunggah video parodi lagu kebangsaan itu di media sosial. Tersangka yang baru berusia 15 tahun, merupakan pelajar di salah satu SMP di Karangtengah, Cianjur.

”Kami hanya mendampingi, pelaku langsung dibawa ke Jakarta, untuk diperiksa,” ujar Anton.

Sebelumnya Direktorat Tindak Pidana Siber Kepolisian Indonesia bersama Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat menangkap pelaku parodi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Kasus itu terungkap setelah personel Badan Reserse Kriminal Kepolisian Indonesia bekerja sama dengan Polis Diraja Malaysia.

  • Polisi Malaysia sebelumnya memeriksa saksi seorang anak WNI berusia 11 tahun di Lahad, Datu, Sabah, Malaysia. Bocah itu menyatakan pelaku yang membuat lagu parodi Indonesia Raya adalah pemilik akun YouTube bernama My Asean, yang berada di Indonesia.

(jpc)

Loading...

loading...

Feeds

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …

BRT Tidak Akan Ganggu Trayek Angkot

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Pengembangan angkutan massal berbasis jalan atau bus rapid transit (BRT) yang melintasi Kota Cimahi sudah memasuki tahap …

Karya yang Membuat Tanya

Gedung Munara 99 dan Skywalk Sabilulungan akhirnya telah rampung dibangun. Bangunan yang akan menjadi ikon dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Bandung …