RSHS Bandung Bersiap Kebanjiran Pasien Covid-19 Saat Libur Nataru

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – RSHS Bandung mengantisipasi potensi lonjakan kasus pasien Covid-19 saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021.


Tiga bulan terakhir, terjadi lonjakan pasien Covid-19 RSHS Bandung akibat sejumlah faktor, salah satunya libur panjang.

Sebagai rumah sakit rujukan Jawa Barat, setiap harinya RSHS Bandung menerima pasien, baik suspek atau terinfeksi Covid-19.

Sampai hari ini, RSHS Bandung sudah menangani hampir 2.075 kasus yang datang dari berbagai rujukan rumah sakit atau individu.

Direktur Utama RSHS Bandung, Nina Susana Dewi memprediksi, lonjakan pasien Covid-19 akan terjadi saat libur Nataru.

RSHS melakukan sejumlah persiapan sebagai antisipasi agar pasien tetap bisa terlayani secara baik dan benar. Apalagi tiga bulan terakhir, RSHS Bandung mengalami lonjakan pasien Covid-19.

Menurut data, bed occupancy ratio (bor) pada ruang ICU RSHS mencapai 91 persen, sedangkan ruang isolasi antara 70 hingga 80 persen.

Dari total lima lantai ruang Kemuning sebagai tempat perawatan pasien Covid-19, empat lantai sudah dipakai dengan total 155 tempat tidur dan 11 tempat tidur pada ruang ICU.

“Per hari pasien yang dirawat sekitar 110-120 kasus. Maka kami sudah siapkan sejumlah rencana apabila terjadi lonjakan saat libur Nataru kali ini,” kata Nina, Senin (28/12).

Satu lantai terakhir yakni lantai lima Gedung Kemuning akan menjadi ruang isolasi untuk pasien bergejala dengan kapasitas 40 tempat tidur. Sehingga keseluruhan tempat tidur Gedung Kemuning ada 195 tempat tidur.

Pertama, bila pasien meningkat antara 20-50% kami akan mengubah lantai 5 Gedung Kemuning menjadi tempat isolasi. Tempat tidurnya pun ditambah ada 40 ranjang,” tutur Nina.

Langkah kedua, bila lonjakan pasien lebih dari 50 persen, RSHS Bandung akan menyulap ruang rawat umum sekitar Gedung Kemuning menjadi ruang isolasi. Dengan tambahan 50 tempat tidur pada ruang isolasi dan empat ranjang ruang ICU.

“Sehingga bisa mencapai 249 tempat tidur dengan 15 ranjang ICU. Harapan pasien tidak bertambah, tapi kalau pasien terus bertambah ya kami menggunakan gedung lain untuk meng-cover pasien-pasien, sehingga mencukupi apabila pasien mencapai 100%,” paparnya.

Nina memprediksi, melihat libur panjang Hari Kemerdekaan dan Tahun Baru Hijriah Agustus kemarin, lonjakan pasien Covid-19 juga akan terjadi libur Nataru 2021.

“Kami siap sedia dengan lonjakan saat libur Nataru yang prediksinya mencapai 20-30%,” tegasnya.

(fid)

Loading...

loading...

Feeds