Wow! Gunung Puntang Ada Jalur Sepeda, 15 Desember Dibuka

Seorang pesepeda tengah mencoba jalur sepeda gunung atau mountain bike (MTB) di salah satu spot yang ada di Gunung Puntang.

Seorang pesepeda tengah mencoba jalur sepeda gunung atau mountain bike (MTB) di salah satu spot yang ada di Gunung Puntang.

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Dalam rangka meningkatan perekonomian masyarakat sekitar atau pinggir hutan, maka kelompok Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Bukit Amanah membangun jalur sepeda gunung atau mountain bike (MTB) di salah satu spot yang ada di Gunung Puntang.


“MTB track Gunung Puntang, rencananya akan dibuka pada Agustus, tapi terkendala dengan peraturan protokol kesehatan. Jadi, kami putuskan tanggal 15 Desember 2020 MTB Gunung Puntang akan dibuka,” ujar Ketua LMDH Bukit Amanah, Abah Onil saat dihubungi via telepon, Jumat (11/12).

Tujuan dari pembukaan MTB track Gunung Puntang ini merujuk pada SK Perhutanan Sosial dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terkait dengan potensi untuk peningkatan ekonomi. Kelompok LMDH Bukit Amanah diberi keleluasaan untuk membuka potensi-potensi di wilayah kerja LMDH Bukit Amanah.

“Yaitu untuk peningkatan ekonomi masyarakat di sekitar dan dipinggiran hutan,” katanya.

Jalur MTB Gunung Puntang ini sejauh 6,5 kilometer. Start dari wilayah perkemahan Gunung Puntang kemudian masuk ke area perkebunan kopi. Kata Abah Onil, start dan finishnya masih ditempat wisata Gunung Puntang.

Nantinya, setiap pesepeda akan dikenakan tiket sebesar Rp25 ribu. Jadi, jika masyarakat hanya ingin camping di Gunung Puntang maka tiketnya sebesar Rp20 ribu, tapi kalau sambil membawa sepeda maka tiketnya menjadi Rp25 ribu.

“Meskipun ada pembangunan untuk jalur sepeda, alam tetap akan terjaga. Karena kita ada tiga zona yaitu zona wisata, zona pemanfaatan lahan dibawah tegakkan, dan zona konservasi atau hutan lindung. Untuk zona pemanfaatan itu, kita bisa dimaksimalkan tapi fungsi hutannya tetap berjalan,” tutur Abah Onil.

Dirinya berharap pembukaan jalur MTB Gunung Puntang ini bisa meningkatkan jumlah penggiat sepeda gunung. Namun ditengah pandemi Covid 19, yang paling diutamakan tetap protokol kesehatannya.

“Jangan buang sampah, alam jangan jadi tempat buang sampah, pesepeda harus menjaga lingkungan,” tutup Abah Onil.

(fik)

Loading...

loading...

Feeds

BP JAMSOSTEK Sambut Bulan K3 Nasional

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Indonesia memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional pada tanggal 12 Januari sampai dengan 12 Februari setiap tahunnya. …

Sajian Makan Siang Murah Meriah ala Hotel

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Istirahat makan siang menjadi momen yang paling ditunggu, terutama oleh para karyawan perkantoran. Namun waktu yang terbatas, …