Proyek Perumahan Bikin Jalan Sekitar Warlob Katapang  Licin, Pengembang Bahayakan Pengguna Motor

KONDISI : Kondisi Jalan Raya Soreang-Katapang (Warung Lobak) di sekitaran proyek pembangunan perumahan.

KONDISI : Kondisi Jalan Raya Soreang-Katapang (Warung Lobak) di sekitaran proyek pembangunan perumahan.

POJOKBANDUNG.com, KATAPANG – Proses pembangunan perumahan di sekitar Jalan Raya Soreang-Katapang, tepatnya di daerah Warung Lobak, menimbulkan keluhan dari para pengguna jalan. Pasalnya, banyak ceceran tanah merah yang berjatuhan dari truk pengangkut material urugan untuk pembangunan.


Menanggapi hal itu, Kapolsek Katapang, Kompol Kozasah mengatakan bahwa sudah ada imbauan yang disampaikan kepada pengusaha, agar memperhatikan masalah keamanan, kelancaran dan keselamatan lalu lintas.

“Pasalnya, jalur yang mereka gunakan untuk mengangkut material urugan adalah jalan protokol umum. Dimana semua masyarakat menggunakan jalan tersebut untuk beraktivitas,” ujar Kozasah saat dihubungi via telepon, Jumat (11/12).

“Terutama ketika mereka membawa barang-barang untuk material urugan itu jangan sampai berceceran di lapangan,” sambungnya.

Polsek Katapang mempersiapkan petugas untuk melakukan patroli diarea tersebut. Kemudian, kendaraan yang keluar dan masuk proyek tersebut, kondisi bannya harus dalam keadaan bersih dari tanah.

“Nah mereka (pengusaha) itu sudah pernah diundang oleh Satpol PP, saya juga diundang namun saat itu berhalangan karena ada giat pengamanan Pilkada, intinya arahnya sama, dan pengusahanya menyatakan siap melaksanakan imbauan tersebut,” paparnya.

Namun, lanjut Kozasah, jika realisasi dilapangan masih seperti itu (tidak ada perubahan), maka pihaknya akan kembali berkoordinasi dengan Satpol PP untuk mengambil tindakan yang lebih tegas.

“Kepada masyarakat pengguna jalan agar lebih berhati-hati jika melewati jalur tersebut, dan untuk pihak perusahaan agar memasang rambu-rambu lalu lintas yang jelas agar masyarakat memahami kondisi disana,” tutupnya.

Sementara itu, seorang pengendara sepeda motor, Asep (32) mengaku terganggu dengan kondisi jalan disekitaran lokasi proyek. Dirinya mengaku khawatir tergelincir atau jatuh dari motor saat lewat. Apalagi hampir setiap hari, Asep melewati jalan tersebut untuk pulang-pergi bekerja di daerah Katapang.

“Hari ini nggak hujan, tapi jalan tetep aja licin karena ada yang nyiram, kayaknya biar ngga berdebu, tapi malah licin,” tutupnya.

(fik)

Loading...

loading...

Feeds