Tes Nyaris 100 Persen, tapi Penularan Covid-19 Makin Tak Terkendali

POJOKBANDUNG.com – Jumlah tes spesimen di Indonesia mendekati target Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Berdasar data Satgas Covid-19, jumlah testing di Indonesia sudah 96,35 persen. Namun angka kasus positif juga makin tak terkendali.


“Peningkatan testing juga diikuti tren kasus positif yang makin memburuk,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Prof Wiku Adisasmito dalam konferensi pers virtual, Selasa (8/12).

Menurut dia, hal itu disebabkan masyarakat lalai dengan protokol kesehatan. Data survei Satgas Covid-19 menunjukkan tingkat kepatuhan memakai masker turun dari 83,67 persen pada September menjadi 57,78 persen pada awal Desember.

Kondisi ini, kata dia, diperburuk juga dengan kenyataan bahwa kedisiplinan menjaga jarak juga turun dari 59,57 persen jadi 41,75 persen pada periode yang sama. “Seharusnya angka testing tinggi tdk diikuti peningkatan kasus positif. Artinya, penualran makin tidak terkendali,” tukas Prof Wiku.

“Tolong pengertiannya, tolong kerja sama yang serius, jangan sampai kerja keras kita hilang percuma,” tambahnya.
Berdasar data Kemenkes pada seminggu terakhir, terjadi kenaikan kasus 13,5 persen yaitu dari 36.599 di minggu lalu jadi 41.536 minggu ini. Pada pekan ini, jumlah provinsi yang mengalami kenaikan kasus lebih banyak dari provinsi yang mengalami penurunan kasus.

“Hal ini menunjukkan penanganan di sebagian besar provinsi mengalami perkembangan ke arah yang kurang baik,” kata Prof Wiku.

Pekan ini, kata dia, provinsi Jawa Barat mengalami kenaikan kasus yang sangat signifikan. Jika dilihat perkembangan harian, Jawa Barat sempat naik 1.648 kasus dalam satu hari pada 3 Desember lalu. Selain itu, Jawa Timur masih masuk 5 besar kenaikan kasus tertinggi pekan ini. Dengan ini, Jawa Timur bertahan di 5 besar selama 4 minggu berturut-turut, ini sangat mengecewakan.

“Ini kondisi yang harus diperbaiki bersama. Saya meminta kepada semua provinsi untuk segera lakukan upaya menekan laju penularan dengan evaluasi menyeluruh terkait implementasi protokol kesehatan. Evaluasi harus dilakukan terkait kepatuhan masyarakat dan peran satgas daerah, lakukan dengan sungguh-sungguh,” tutupnya.

(jpc)

Loading...

loading...

Feeds

BP JAMSOSTEK Sambut Bulan K3 Nasional

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Indonesia memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional pada tanggal 12 Januari sampai dengan 12 Februari setiap tahunnya. …

Sajian Makan Siang Murah Meriah ala Hotel

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Istirahat makan siang menjadi momen yang paling ditunggu, terutama oleh para karyawan perkantoran. Namun waktu yang terbatas, …