Ridwan Kamil Minta Warga Tak Berwisata ke KBB, Ini Alasannya

Wisatawan menikmati suasana Gunung Tangkuban Parahu, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (25/12/2017). FOTO: RIANA SETIAWAN/RADAR BANDUNG

Wisatawan menikmati suasana Gunung Tangkuban Parahu, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (25/12/2017). FOTO: RIANA SETIAWAN/RADAR BANDUNG

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengimbau masyarakat untuk tidak berpergian jauh dan tidak berwisata ke daerah yang berstatus Zona Merah atau risiko tinggi.


Data periode 23 November 2020 hingga 29 November 2020, ada 6 daerah di Jabar yang berstatus Zona Merah, yakni Kabupaten Indramayu, Purwakarta, Karawang, Bandung Barat, Kota Bandung, dan Kota Banjar.

Kemudian, 19 daerah di Jabar berstatus Zona Oranye. Hanya Kabupaten Cianjur dan Pangandaran yang berstatus Zona Kuning.

“Sudah saya umumkan kemarin, pertama kalinya Kota Bandung jadi Zona Merah sehingga saya mengimbau minggu ini para wisatawan menahan diri dulu untuk tidak ke Bandung Raya karena zonanya lagi merah, sedang proses pengendalian lebih baik lagi,” kata Ridwan Kamil.

Emil-sapaan akrabnya- mengatakan, usai libur panjang pada akhir Oktober 2020, terjadi peningkatan kasus COVID-19. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat Jabar untuk menahan diri dan menghindari kerumunan.

“Cerita dari libur panjang itu menunjukkan ada peningkatan (kasus COVID-19). Oleh karena itu, untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, saya kira kita menahan diri dulu, tidak berpergian terlalu jauh, kemudian tidak berkerumun,” ucapnya.

Emil pun melaporkan, tingkat keterisian ruang isolasi rumah sakit rujukan kawasan Bodebek (Bogor-Depok-Bekasi) dan Bandung Raya (Kota Bandung, Cimahi, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, dan Sumedang) sudah lebih dari ambang batas standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yakni 60 persen.

“Keterisian di Depok ada rata-rata 80 persen. Ini juga mewakili rata-rata se-Jawa Barat khususnya yang Bodebek dan Bandung Raya. Tapi, kalau luar itu (Bodebek dan Bandung Raya) relatif masih di bawah 60 persen. Bodebek dan Bandung Raya sudah terjadi peningkatan,” katanya.

Selain itu, menurutnya, tidak ada daerah kawasan Bodebek yang berstatus Zona Merah untuk kali pertama.

“Bodebek minggu ini pertama kalinya semuanya tidak ada Zona Merah. Biasanya bergantian, Depok enggak (Zona Merah), tapi Bekasi, sekarang semuanya tidak,” ucapnya.

Emil juga melaporkan, berdasarkan data per 29 November 2020, tingkat kesembuhan pasien COVID-19 Jabar mencapai 85,65 persen.

Angka tersebut melebihi rata-rata tingkat kesembuhan nasional, yakni 83,40 persen. Kemudian, tingkat kematian pasien COVID-19 pun terus menurun.

“Tingkat kesembuhan juga Jawa Barat di atas nasional, yakni 85 persen. Itu salah satu yang tertinggi. Kemudian tingkat kematian kita konsisten paling rendah, provinsi lain ribuan, tapi kita hanya 900 dari 51 ribu total kasus, atau sekitar 1,7 persen,” katanya.

(ysf)

Loading...

loading...

Feeds