1.150 Personil Polresta Bandung Ditugaskan Bersihkan Atribut Kampanye Saat Masa Tenang

MENGIKUTI : Sejumlah personil kepolisian mengikuti kegiatan simulasi pengamanan TPS di Mapolresta Bandung.

MENGIKUTI : Sejumlah personil kepolisian mengikuti kegiatan simulasi pengamanan TPS di Mapolresta Bandung.

POJOKBANDUNG.com,  SOREANG – Polresta Bandung akan menyiapkan sebanyak 1.150 personil kepolisian, untuk betugas dalam melakukan pengamanan pada saat tahapan pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bandung.


Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan persiapan pengiriman pasukan untuk pengamanan di Tempat Pemilihan Suara (TPS). Namun sebelumnya, petugas yang terlibat harus melakukan rapid tes. Hendra memastikan bahwa petugas yang terlibat dalam pengamanan, dalam kondisi sehat.

“Untuk dari petugas kepolisian dilakukan rapid test hari ini dan besok, hasil hari ini sehat semua. Kalaupun misalnya ada yang reaktif, akan segera kita ganti,” ujar Hendra di Soreang, Kamis (3/12).

Tahapan kampanye Pilkada Kabupaten Bandung akan segera berakhir dan akan dilanjut dengan masa tenang. Oleh karena itu, pada saat masa tenang, Hendra akan mengerahkan personil untuk melakukan pembersihan terkait simbol-simbol, termasuk juga pembersihan terhadap baligho-baligho yang tidak berijin.

Hendra mengajak semua pihak untuk mensukseskan Pilkada ini dan juga meminta masyarakat untuk tidak perlu khawatir datang ke TPS. Karena, lanjut Hendra, semuanya sudah memenuhi standar protokol kesehatan, termasuk juga petugas KPPS, petugas pengamanan, dan linmas, yang dalam keadaan sehat.

“Semuanya kita pastikan sehat, karena itu kita berharap partisipasi masyarakat cukup tinggi, 73 persen harapan kita semua. Silahkan lakukan hak pilihnya tanpa ada intervensi, kami juga berkomitmen untuk polisi bersifat netral, tidak mendukung siapapun,” tutup Hendra.

Sementara itu, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto menambahkan bahwa pihaknya akan membantu kepolisian dalam melakukan pengamanan Pilkada. Secara keseluruhan, pihaknya akan menurunkan 3.000 personel se Jawa Barat dan Banten.

“Laksanakanlah pesta demokrasi, datanglah ke TPS, tetap melakukan protokol kesehatan,” pungkasnya.

(fik)

Loading...

loading...

Feeds