Puluhan Kasus Perhari, Angka Kasus Covid-19 di Kota Cimahi Capai 968 Kasus

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Dalam satu hari sebanyak 62 kasus baru positif COVID-19 telah terkonfirmasi di Kota Cimahi, Rabu (25/11). Dengan begitu total warga Cimahi yang terpapar COVID-19 hingga kini sudah mencapai angka 968 kasus.


Berdasarkan data dari situs web https://covid19.cimahikota.go.id/, jumlah tersebut terdiri dari 307 kasus aktif, 633 kasus sembuh, serta 28 kasus meninggal dunia. Cipageran, dengan 41 kasus, menjadi kelurahan dengan jumlah kasus positif aktif terbanyak.

Lewat data sebaran pandemi ini, warga bisa mengetahui pergerakan kasus aktif di tiap-tiap kelurahan. Cipageran, dengan 41 kasus, menjadi kelurahan dengan jumlah kasus positif aktif terbanyak. Terjadi lonjakan jumlah kasus secara signifikan di kelurahan ini.

Di hari-hari sebelumnya tiga kelurahan bergantian tampil di urutan pertama penyumbang jumlah kasus positif aktif, yakni Cibeureum, Citeureup, dan Utama.

Kasus positif aktif adalah kasus positif Covid-19 terkonfirmasi yang saat ini sedang menjalani perawatan berupa isolasi. Isolasi bisa dilakukan di rumah sakit, hotel, atau juga rumah. Kasus positif aktif berakhir ketika pasien dinyatakan sembuh atau meninggal dunia.

Wali Kota CimahiAjay Muhammad Priatna mengaku jika kondisi Cimahi tidak dalam keadaan baik. Bahkan bisa dibilang kondisinya cenderung memburuk sehingga layak dikatakan sebagai zona merah.

“Cimahi sedang tidak baik-baik saja. Selama kurang lebih 8 bulan berlangsungnya pandemi Covid-19, akhir-akhir ini disebut bulan terburuk karena selalu ada penambahan kasus yang cukup banyak, kondisinya cenderung memburuk karena kasusnya terus mengalami peningkatan setiap harinya,” kata dia.

Ajay menyebutkan, dari total 906 orang warga Kota Cimahi yang sudah terpapar COVID-19, rinciannya sebanyak 269 orang masih terkonfirmasi positif. Kemudian ada sebanyak 609 orang yang sudah sembuh dan meninggal ada 27 orang.

Mereka yang masih positif, sekarang ada yang menjalani perawatan di rumah sakit maupun isolasi mandiri di rumahnya masing-masing. Rata-rata pasien yang terkonfirmasi positif dalam kondisi baik atau tanpa gejala. Sehingga diharapkan pekan depan ada pasien yang sembuh. “Saya amati pergerakannya selama delapan bulan berlangsungnya pandemi COVID-19, akhir-akhir ini adalah yang terburuk,” ucapnya.

Berkaca dengan kondisi tersebut, dirinya mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan. Dari mulai menggunakan masker, menjaga jarak, hingga mencuci tangan. Pihaknya juga akan kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM).

“PSBM sudah dibahas bersama SKPD terkait. Fokus ke sana dulu, karena sebelumnya cukup efektif mencegah penularan di masyarakat,” pungkasnya.

Lewat data yang disajikan Pemkot Cimahi, kita juga bisa mengetahui jumlah total suspek saat ini sebanyak 1.632 kasus dengan 132 kasus di antaranya sedang berada dalam proses perawatan atau isolasi. Sementara itu, jumlah kontak erat tercatat sebanyak 10.913 kasus dengan 766 kasus di antaranya sedang menjalani pemantauan.

(bie/b)

Loading...

loading...

Feeds