FUGES MC Ajak Generasi Muda Tekuni Ilmu Kebumian

DISKUSI : FUGES & MC saat melakukan diskusi di Tree House Cafe Dago Kota Bandung, belum lama ini. (foto : GATOT POEDJI UTOMO/RADAR BANDUNG)

DISKUSI : FUGES & MC saat melakukan diskusi di Tree House Cafe Dago Kota Bandung, belum lama ini. (foto : GATOT POEDJI UTOMO/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Forum Usahawan Geo Science, Equipment, Service and Mine Consulting (FUGES & MC), berharap bisa dilibatkan dalam program swasta maupun pemerintah untuk proyek perencanaan strategis nasional dan eksplorasi Sumber Daya Alam (SDA), khususnya pada sektor sarana dan prasarana maupun investasi perusahaan nasional dan Asing, terutama yang bergerak di bidang Industri kebumian dan kelautan.


Menurut Sekretaris Jenderal FUGES & MC, Ivan ade Sofiyan dan juga Direktur PT. Mandala Geoteknika Mandiri, dengan adanya wadah dari forum ini, pihaknya bisa berkontribusi dalam pembinaan masa depan bagi generasi muda di Indonesia yang mencintai bidang eksplorasi dan investigasi keteknikan.

“Sehingga bisa menumbuhkan minat sekaligus menyenangi dan mencintai geoscience,” kata Ivan.

Mencintai geo-science atau ilmu kebumian, lanjut dia, baik pelajar maupun mahasiswa hingga yang tengah menekuninya secara professional, punya potensi untuk berkontribusi kepada negara dibidang eksplorasi kebumian dan kelautan.

“Bagi mereka yang menekuninya, bisa menemukan sekaligus memanfaatkan sektor migas, pertambangan dan Civil Work yang layak pakai, serta terhindar dari ancaman bencana gempa dan tsunami,” ungkapnya.

Tujuan dibentuknya forum ini, Ivan Ade Sofiyan menjelaskan, merupakan upaya mewadahi para usahawan geoscience yang peduli terhadap perkembangan zaman serta menyelamatkan generasi muda, yang sebetulnya menyukai ilmu kebumian.

“Agar maksimal, kami melibatkan para insan profesional yang mencintai Kebumian dan Kelautan,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden FUGES & MC, Dr. Marhaban Si-galingging berharap, pihaknya bisa melahirkan sekaligus menghimpun SDM yang punya jiwa nasionalisme tinggi dalam bekerja, beraktualisasi serta berkarya di bidang kebumian. Namun, moral dan akhlaq adalah yang terpenting.

Sehingga bisa mendapatkan tempat dan kepercayaan dari berbagai pihak, khususnya Stakeholder dalam pembuatan kebijakan.

“Dengan adanya standarisasi sumber daya manusia, equipment, tools maupun sertifikasi perusahaan, kita bisa melakukan ekplorasi Sumber Daya Alam (SDA) indonesia,” pungkas Marhaban.

(gat).

Loading...

loading...

Feeds