Si ‘Pembunuh’ Manchester City

POJOKBANDUNG.com, MANCHESTER – Jamie Vardy jadi bintang kemenangan Leicester City atas Manchester City, 5-2. Apa rahasianya sampai bisa bikin hat-trick?


Manchester City vs Leicester City tersaji di Etihad Stadium, Minggu (27/9) malam WIB. Gol-gol Leicester City dicetak oleh hat-trick Jamie Vardy di menit 37′ (penalti), 54′, dan 58′ (penalti). Dua gol lagi dicetak James Maddison di menit 77′ dan Youri Tielemans via penalti di menit 88′.

Sementara gol-gol tuan Manchester City dicetak oleh Riyad Mahrez di menit keempat dan Nathan Ake di menit 84′.  Jamie Vardy bikin hat-trick dalam pertandingan tersebut. Dua penalti yang didapat adalah karena dirinya dilanggar para bek Man City.

Striker asli Inggris itu pun sukses mengkonversi penaltinya jadi gol. Yang pertama tendangannya mengarah ke atas dan yang kedua ke pojok kanan gawang, tendangan-tendangannya pun kencang pula.

“Mendapatkan penalti itu seperti tikus dikejar oleh kucing. Saya tahu di mana saya harus berlari dan kapan mereka akan melanggar,” katanya soal mendapatkan dua penalti seperti dilansir BBC.

Jamie Vardy mengaku, Leicester memang bermain cepat di dalam kotak penalti. Salah satunya bisa jadi, untuk mendapatkan penalti.

“Kami telah membuat mereka marah dan itu berhasil. Kami tahu jika kami tetap pada rencana, kami akan mendapatkan beberapa peluang,” ujarnya.

“Saya sendiri pun terus meningkatkan kemampuan,” tegas striker berusia 33 tahun itu.

Jamie Vardy pun sudah dua kali hat-trick ke gawang Manchester City di sepanjang kariernya. Sebelumnya di tahun 2016, kala itu dia cetak tiga gol dan Leicester City menang 4-2.

Manajer City, Pep Guardiola, turut menodai karier kepelatihannya. Setelah 686 pertandingan di karier kepelatihannya, dia akhirnya merasakan gawang timnya dijebol lima kali!

“Saya pikir masalahnya adalah kami hanya fokus mencetak gol setelah unggul lebih dulu, ketika kami berpikir mereka hanya main bertahan dan mengandalkan serangan balik dengan baik,” katanya seperti dilansir dari Sky Sports.

“Tapi kemudian kami jadi cemas karena sulit menciptakan peluang. Hingga akhirnya mereka dapat tiga penalti,” lanjut Guardiola.

(pra/radarbandung)

Loading...

loading...

Feeds