Brand Fesyen Asal Bandung Elastico 7 yang Mendunia

Elastico 7 mendapat sambutan yang baik dari pecinta olahraga, untuk produk sport-fashion.

Elastico 7 mendapat sambutan yang baik dari pecinta olahraga, untuk produk sport-fashion.

POJOKBANDUNG.id, BANDUNG – Tak ada kata menyerah bagi Rizky Oktarahman.


Meski saat pandemi dan ekonomi dunia sedang lesu, tekad Rizky untuk membangun usahanya fesyennya sangat besar.

Melalui apparel Elastico 7 Rizky ingin usahanya menembus pasar dunia karena menurutnya potensi pengembangan produk apparel sport dinilai masih cukup besar.

Rizky yang juga sebagai Owner Elastico 7 mengatakan permintaan produk fesyen sport saat ini mulai meningkat.

Hal itu karena beberapa klub olahraga baik sepakbola, futsal, dan lainnya mulai kembali berlatih.

“Elastico 7 memiliki visi yang besar, yaitu menjadi perusahaan terdepan penghasil produk-produk olahraga terbaik di Indonesia. Selain itu, menjadikan produk lokal Indonesia dapat bersaing dengan apparel dari negara-negara luar negeri,” katanya.

Rizky memaparkan, Elastico 7 sangat diterima di luar negeri, terbukti, pemain Malaysia Safee Sali yang juga membantu memasarkan produknya ke negaranya.

Komunitas futsal Indonesia pun, menggunakan produk Elastico 7 di Jepang.

“Salah satu yang tidak terlupakan dan sangat menjadi kebanggaan bagi saya adalah, saat  Elastico 7 menjadi sponsor jersey Tim Nasional Indonesia pada ajang Homeless World Cup 2014 di Chille. Saya sangat terharu, karena Elastico 7 bisa bersanding dengan brand-brand terkenal di dunia, dan mengawal perjuangan Timnas di kancah internasional,” tuturnya.

Sebelum pandemi, brand Elastico 7 banyak digunakan klub terkemuka. Official Jersey Tim Nasional Wireless World Cup 2015-2016, Second Kit Tim Nasional Futsal 2016, Tim Nasional All Start 2017, Istana Kepresidenan RI 2018-2020, Official support Persib, serta klub lainnya baik corporate atau klub sepakbola daerah.

Namun dibalik kesuksesannya dibidang fesyen sport ini, ternyata Rizky tak lepas dari kisah kegagalan. Dirinya pernah bermimpi menjadi pemain sepakbola profesional pada tahun 2008.

Namun kegagalan menjadi atlet itu memicu semangatnya untuk mengejar bidang lain. Dirinya mulai merintis Elastico 7 bersama sahabatnya Riyadi pada tahun 2010.

Menurutnya, karena passion Rizky adalah di dunia olah raga, terutama sepakbola. Elastico 7 memulai bisnis pakaian di bidang olah raga, salah satunya sepakbola dan futsal yang kini sudah cukup di kenal di Indonesia.

Selama satu dekade, Elastico 7 mendapat sambutan yang baik dari pecinta olahraga, untuk produk sport-fashion. Produk unggulannya base layer untuk olahraga. Walaupun, banyak juga produk inovatif lainnya yang juga dibuat produsen rumahan ini.

“Dulu hanya bikin base layer atau pakain dalam olahraga. Tapi sekarang kami terus berinovasi membuat produk lainnya seperti jersey, topi, sweater, dan lainnya. Ini untuk memenuhi pesanan online,” ujar Rizky.

Bahkan, kata dia, saat pandemi, brandnya juga turut membuat masker untuk menyiasati minimnya pemesanan.

Tak tangung-tanggung, pihaknya mendapat pesanan 18 ribu masker dari Istana Kepresidenan. Masker tersebut digunakan untuk perayaan Hari Kemerdekaan Agustus lalu.

Sementara Manajer Operasi Rian Praya Nugraha, untuk bersaing dengan apparel lain, kata dia, pihaknya tetap mengutamakan kualitas, Base Layer menjadi produk andalan.

Keunggulan dari baselayer kami adalah bahan yang bisa menyerap keringat hingga dapat digunakan saat cuaca panas atau dingin hingga kulit bisa tetap kering.

“Saya berharap, Elastico7 ingin membuktikan, bahwa produk lokal Indonesia tidak bisa dipandang sebelah mata, bahkan mampu bersaing dengan produk luar negeri dengan kualitas terbaik,” katanya.

(pra)

Loading...

loading...

Feeds

Indikator Menuju Desa Maju

MAJU desanya, makmur dan sejahtera warganya. Mungkin ini adalah dambaan setiap orang, untuk menciptakan lingkungan yang nyaman. Inilah yang disebut …