Upaya Optimal Atasi Kekeringan Ada di Tangan Sistem

ILUSTRASI : Warga berjalan sambil mengangkut air melintasi sawah yang mengalami kekeringan akibat kemarau panjang. (foto : IST )

ILUSTRASI : Warga berjalan sambil mengangkut air melintasi sawah yang mengalami kekeringan akibat kemarau panjang. (foto : IST )

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung mencatat sudah ada tiga kecamatan yang mengalami kekeringan. Penurunan debit air tersebut terjadi karena wilayah Kabupaten Bandung memasuki musim kemarau basah. Kepala BPBD Kabupaten Bandung Akhmad Djohara mengatakan saat ini ada tiga kecamatan yang tercatat mengalami kekeringan.


Kekeringan tersebut terjadi di Kecamatan Baleendah, Cicalengka dan Rancaekek. Dari wilayah yang mengalami kekeringan hanya wilayah yang berada di lokasi yang cukup tinggi mengalami kekeringan. Sehingga, Akhmad menyimpulkan, hingga bulan September ini kekeringan di Kabupaten Bandung masih terkendali. Itu pun terbantu dengan adanya bantuan sumur dangkal atau pipanisasi di beberapa lokasi yang rawan kekeringan. (detik.com., Rabu, 2/9/2020)

Dikutip dari laman yang sama begitu pula yang terjadi di Kabupaten Bogor. Sebanyak 47. 250 jiwa terdampak kekeringan dan membutuhkan pasokan air bersih untuk keperluan makan dan minum.

Menurut Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor Muhamad Adam, jumlah yang mengajukan pasokan air bersih ada 30 desa dari 9 kecamatan. Jumlah kepala keluarga 15.010. Ribuan kepala keluarga ini, lanjut Adam, rata-rata tinggal di daerah perbatasan yang berada di wilayah timur dan Kabupaten Bogor yang berbatasan. Beberapa lokasi di antaranya memang memiliki resapan air yang sedikit. Kecamatan yang terdampak itu antara lain, Kecamatan Citereup, Jasinga, Tenjo, Cariu, Ciampea, Cigudeg, Klapanunggal, Jonggol dan Gunungputri. Sejak beberapa hari lalu, lanjut Adam, BPBD Kabupaten Bogor terus menyalurkan pasokan air bersih untuk warga yang terdampak kekeringan. (detik.com., Selasa, 1/9/2020)

Sebetulnya, pemerintah bersama staf terkait telah berupaya membantu mengatasi kekeringan di beberapa wilayah terdampak. Karena dari tahun ke tahun masalah ini terus terjadi. Dalam mengatasi kekeringan akibat kemarau panjang tahun lalu, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana, Sarwo Edhy sudah melakukan berbagai upaya membantu menyediakan infrastruktur yang diperlukan bagi daerah-daerah terdampak kekeringan.

Loading...

loading...

Feeds

Pordi Bersiap Menjadi Bagian dari KONI

Permainan Domino sangat populer di seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Bahkan di Sulawesi Selatan sudah menjadi budaya seperti acara pesta biasanya …