Teh Nia Pantang Sebar Janji, Ini Program Warisan Nyata

POJOKBANDUNG.com,  SOREANG – Pemenuhan kebutuhan teknologi dianggap penting oleh banyak orang. Salah satunya adalah bakal pasangan calon Kurnia Agustina Naser-Usman Sayogi. Dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bandung, pasangan yang membawa slogan Nu Pasti Sabilulungan, akan mengedepankan teknologi dalam programnya. Salah satunya adalah program yang disebut dengan Warisan atau wifi gratisan.


Ketua Tim Pemenangan Nu Pasti Sabilulungan, Cecep Suhendar mengatakan visi misi Teh Nia adalah mewujudkan Kabupaten Bandung yang unggul dengan berkarakteristik sabilulungan. Jadi, akan mengedepankan teknologi. Intinya, digitalisasi menjadi modal dasar dalam mengimbangi program pembangunan di Kabupaten Bandung.

“Salah satu program Teh Nia adalah warisan atau wifi gratisan di seluruh wilayah Kabupaten Bandung,” ucap Cecep di Soreang, Jumat (11/9).

Selanjutnya, konsep Nia-Usman adalah mengalir bagai air yang tidak bisa dihalangi oleh apapun, bahkan karang pun bisa terkikis oleh air. Sama halnya Nia-Usman, yang tidak melihat warna, usia, atau wilayah. Kata Cecep, Nia-Usman akan memasuki semua level warga masyarakat, baik pemilih pemula, milenial, dewasa maupun orang tua.

“Kita akan masuki semua. Semua segmen itu sudah kita persiapkan dan sudah dijelajahi semuanya,” lanjut Cecep.

Nia-Usman tidak akan memberikan janji yang mengada-ngada. Jadi, alamiah saja seperti air mengalir. Yang jelas, lanjut Cecep, masyarakat sudah yakin dan paham. Sehingga, tidak akan bisa dibodohi dengan program dan janji yang muluk-muluk. Oleh karena, Nia-Usman akan menyampaikan sesuatu yang berdasarkan realita, riil dan nyata.

“Semuanya demi menjadikan masyarakat Kabupaten Bandung yang lebih unggul dari sebelumnya. Teh Nia sudah sepuluh tahun mendampingi Bupati Bandung saat ini, sehingga akan lebih memahami dan mengetahui karakteristik, budaya dan geologi Kabupaten Bandung. Artinya, dalam membuat program Teh Nia akan sangat mampu menjawab apa yang dibutuhkan masyarakat Kabupaten Bandung saat ini hingga kedepannya,” papar Cecep

Terkait dengan tahapan kampanye, kata Cecep, sebagai masyarakat yang baik harus selalu mengikuti aturan dan regulasi yang ada. Sama halnya, kegiatan kampanye ditengah pandemi Covid 19, yaitu harus menerapkan protokol kesehatan. Misalnya, pada saat melakukan deklarasi, pihaknya menggelar secara virtual.

“Kegiatan apapun yang dilakukan oleh partai politik, baik sebagai pengusung kandidat atau tim sukses, harus mematuhi aturan tentang protokol kesehatan,” kata Cecep di Soreang, Jumat (11/9).

Pada saat tahapan kampanye, lanjut Cecep, pasangan Nia-Usman sudah menyiapkan pola dan strateginya. Agar bisa menerapkan protokol kesehatan yang baik. Nantinya, pasangan NU Pasti Sabilulungan ini, tidak harus blusukan ke kampung dan tidak harus dikerumuni orang banyak. Tapi, dalam penyampaian visi dan misi hanya perlu dilakukan secara virtual.

“Artinya, Teh Nia hanya diam disatu tempat, tapi bisa hadir di tengah masyarakat. Itu adalah konsep yang akan kita bangun. Saat ini sedang dibuat konten dan aplikasinya,” sambung Cecep.

Cecep yakin, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dalam mempersiapkan setiap tahapan Pilkada, akan dilakukan dengan baik. Termasuk pada saat tahapan kampanye, yang bisa menciptakan kerumunan orang. Oleh karena itu, Nia-Usman akan melalui cara yang aman dari Covid 19, salah satunya sosialisasi melalui media sosial.

“Misalnya, dalam forum tingkat RT/RW, Teh Nia atau Kang Usman tidak harus hadir ke lokasi, tapi cukup dengan virtual. Meskipun secara virtual, komunikasi tetap bisa dilakukan,” tutur Cecep.

Menurut Cecep, kepemerintahan Dadang M Naser sudah sangat respon terhadap kebijakan pemerataan connectivitas internet. Kata Cecep, sebelumnya ada 60 daerah yang blank spot, tapi kini sudah terjamah program pemerataan connectivitas internet tersebut. hal tersebut, akan bermanfaat terhadap pelaksanaan strategi Nia-Usman yang mengedepankan teknologi.

“Jadi tidak ada daerah yang blank spot. Di pegunungan pun, virtual tetap bisa dilakukan. Kami sudah mengantisipasi daerah-daerah yang sulit akses internetnya,” pungkas Cecep.

(fik)

Loading...

loading...

Feeds

43 Prajurit TNI Ditukar US Army

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa menerima kunjungan beberapa perwakilan dari tentara Amerika untuk Indonesia. Dalam pertemuan …