Persib Bandung Kurang Agresif

IST
LONCAT: Striker Persib Bandung Beni Oktovianto mencoba menghindar dari hadangan pemain PS Tira Persikabo pada laga uji coba Sabtu lalu.

IST LONCAT: Striker Persib Bandung Beni Oktovianto mencoba menghindar dari hadangan pemain PS Tira Persikabo pada laga uji coba Sabtu lalu.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, merespons positif performa pemainnya dalam uji tanding dengan Tira-Persikabo. Uji tanding antara Persib vs Tira-Persikabo berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (5/9) lalu.


Uji tanding tersebut berlangsung dalam dua sesi pertandingan. Pada sesi pertama, Persib dan Tira-Persikabo bermain imbang dengan skor 2-2. Hasil sama kuat juga diraih kedua kesebelasan dalam pertandingan sesi kedua. Dalam partai tersebut, Persib dan Tira-Persikabo mengakhiri laga dengan skor, 0-0.

“Kami mendapatkan suasana yang kompetitif dan memang itu yang dibutuhkan. Tira juga bermain bagus meski tanpa beberapa pemain asing tapi tetap memainkan sepak bola menyerang,” kata Alberts.

Secara keseluruhan, Alberts memuji respons yang diperlihatkan pemainnya dalam uji tanding dengan Tira-Persikabo. Menurut Alberts, kondisi fisik Supardi Nasir dkk tampak mulai meningkat.

Dikatakan Alberts, para pemainnya sudah mulai bisa mempertahankan tempo permainan dengan baik. Memang pada menit ke-70, tempo permainan Persib mengalami penurunan. Akan tetapi, hal tersebut dikarenakan strategi pergantian pemain.

“Tapi yang menjadi fokus analisa saya adalah stamina dan juga jarak yang ditempuh pemain di pertandingan ini baik di babak pertama maupun kedua karena ada jarak tertentu yang seharusnya bisa dicapai untuk menjadi tim papan atas dan itu yang akan kami analisa,” ujar Alberts.

Pelatih asal Belanda itu juga mengemukakan sejumlah evaluasi yang menjadi catatan untuk diperbaiki. Menurut Alberts, dalam pertandingan tersebut, para pemain Persib bermain terlalu lambat.

Hal tersebut memberi kesempatan bagi lawan untuk segera mengorganisir pertahanan dan menutup celah aliran serangan Persib. Selain itu, para pemainnya juga masih lambat dalam merespons serangan lawan melalui bola mati.

“Ada banyak hal. Tentunya bagus bermain selama 90 menit tapi kami harus bermain lebih cepat dalam hal transisi dalam bertahan dan menyerang. Kami harus lebih agresif dan memenangi bola bukan hanya di menit-menit akhir tapi sejak awal,” ungkap Alberts.

“Kami harus lebih cepat dalam memainkan operan-operan dan kami juga harus lebih kuat dalam menghadapi bola mati dalam bertahan karena terlalu mudah bagi tim lawan untuk memenangi bola pertama. Kami harus berbenah selama satu pekan ini,” tutur dia.

(pra)

Loading...

loading...

Feeds