3 Balonbup Kab. Bandung Jalani Tes PCR di RSHS, Jalani Karantina 1 Hari

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sebanyak delapan bakal calon (balon) kepala daerah di Jawa Barat menjalani pemeriksaan kesehatan hari pertama di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung. Tes PCR menjadi agenda pertama pemeriksaan kesehatan yang dilanjut dengan sejumlah tes tulis.


Ketua Tim Pemeriksaan Calon Kepala Daerah di Jawa Barat, dr Erwan Martanto, Sp. PD-SpJP (K) menuturkan ada 20 dokter RSHS yang disiapkan untuk pemeriksaan kesehatan balon. Para dokter ini nantinya akan memeriksa kondisi balon, setelah hasil PCR keluar.

“Nanti kalau misalkan mereka hasilnya negatif akan dilanjutkan dengan pemeriksaan selanjutnya, seperti penyakit dalam, saraf, bedah ortopedi, dan bedah neurologi,” kata Erwan di Bandung, Senin (07/09/2020).

Erwan menjelaskan, setiap balon akan melakukan tes kesehatan selama dua hari satu malam. Hanya saja waktunya di bagi, tapi keseluruhan ada 15 item yang akan diperiksa.

“Setiap peserta akan menginap 1 malam di sini karantina. Kalau negatif menjalani pemeriksaan yang lain dan sebagian di kerjakan hari ini. Besok mulai dengan USG perut, treadmill, THT, gigi dan mulut. Kemudian kalau untuk wanita itu ada pemeriksaan kebidanan,” jelasnya.

Untuk jumlah balonnya, Erwan menyebut akan dilakukan bertahap. Hari ini dimulai dengan 8 balon, sedangkan sisanya dilakukan sampai hari ke tiga. “Terpecah, hari ini ada 8, besok 16, hari terakhir 18. Jadi seusai yang jumlah didaftarkan KPU dan kesepakatan di antara mereka sendiri,” tandasnya.

Sementara itu, Menurut Ketua Divisi Teknik Penyelenggaraan Pemilu KPU Jawa Barat Endun Abdul Haq, khusus teknis pelaksanaan tes kesehatan seluruh bakal paslon pilkada pada masa pandemi ini dibagi menjadi tiga gelombang. Tujuannya, untuk mencegah paparan Covid-19 dan mematuhi protokol kesehatan.

“Ya khusus untuk pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin, manajemen RSHS sudah menyusun atau membuat tempat khusus. Khusus untuk pemeriksaan para calon bupati dan wali kota ini,” ujar Endun dalam keterangan resminya ditulis Bandung, Senin (7/9/2020).
Endun mengatakan, tes kesehatan kepada seluruh bakal paslon itu hanya dilakukan di dua rumah sakit yang ditunjuk. Alasannya berdasarkan peraturan KPU terakhir, tes kesehatan bagi calon kepala daerah harus dilaksanakan di rumah sakit tipe A.

Selain tes kesehatan, Endun menjelaskan tahapan Pilkada serentak 2020 di Jawa Barat yaitu tengah mengumumkan seluruh bapaslon ke masyarakat. Tujuannya agar masyarakat memberikan tanggapan secara daring (online) ke situs KPU kabupaten kota atau kanal info pemilu di situs KPU RI.

“Kedua melaksanakan penelitian berkas dokumen syarat calon dan pencalonan. Jadi diteliti sampai dengan tanggal 12 September 2020,” sebut Endun.

Pada Pilkada serentak 2020 di Jawa Barat digelar di delapan daerah, yakni Kabupaten Bandung, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Pangandaran, dan Kota Depok.

(fid/apt)

Loading...

loading...

Feeds

Indikator Menuju Desa Maju

MAJU desanya, makmur dan sejahtera warganya. Mungkin ini adalah dambaan setiap orang, untuk menciptakan lingkungan yang nyaman. Inilah yang disebut …

Sosok Habib Rizieq di Mata UAS

POJOKBANDUNG.com – Ustadz Abdull Somad (UAS) memberikan pandangannya terhadap sosok Habib Rizieq Shihab. Imam besar Front Pembela Islam (FPI) itu …