Tren Gejala Positif Covid-19 Bergeser, Mayoritas Diawali Batuk dan Sesak

POJOKBANDUNG.com – Meski persentase kesembuhan terus bertambah, masih tingginya tingkat risiko kematian para pasien positif virus korona masih menjadi salah satu PR terbesar di Jatim.


Karena itu, Satgas Covid-19 Jatim terus menganalisis para pasien positif yang ditangani. Hasilnya, muncul sebuah temuan baru seputar gejala awal pasien yang terjangkit virus yang belum ada vaksinnya tersebut. Temuan itu cukup penting. Sebab, tak sedikit pasien yang belum bisa mendeteksi gejala-gejala tersebut. Imbasnya, penanganannya tak maksimal karena terlambat.

Berdasar hasil analisis gejala awal pasien oleh Satgas Covid-19, terjadi perubahan tren gejala. Sebelumnya, gejala awal mayoritas pasien adalah mengalami demam disertai sesak napas.

Namun, kini trennya berubah. Gejala awal yang dialami pasien positif Covid-19 di Jatim adalah batuk. Persentasenya cukup tinggi. Mencapai 38,8 persen. Setelah itu, disusul sesak napas serta kondisi tubuh melemah. Gejala lain juga dialami pasien (selengkapnya lihat grafis).

Sejumlah dugaan pun muncul. Salah satunya akibat virus korona yang mengalami mutasi menyesuaikan kondisi. Mutasi itulah yang membuat gejala awal pasien terpapar mengalami perubahan.

Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Rumpun Kuratif dr Joni Wahyuhadi belum berani berspekulasi. Dia menyebutkan bahwa gejala yang ditemui beraneka ragam. Tidak selamanya demam menjadi patokan. Sebaliknya, batuk atau pilek juga bukan parameter utama. ”Tes harus lebih teliti untuk menentukan pasien tersebut terpapar atau tidak. Tiap-tiap pasien akan menunjukkan gejala yang berbeda,’’ ungkapnya.

Hingga kemarin, dari total 34.655 pasien positif Covid-19 di Jatim, 2.459 penderita atau 7,09 persennya meninggal dunia. Sementara itu, 27.117 pasien (78 persen) telah sembuh.

Di bagian lain, situasi pandemi Covid-19 di Jatim masih mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Kemarin Kepala Staf TNI-AD (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa bersama Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono menemui jajaran Satgas Covid-19 Jatim. Pertemuan itu membahas situasi dan penanganan pandemi di wilayah Jatim.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Khofifah Indar Parawansa memaparkan kinerja dan penanganan Covid-19 di Jatim. Termasuk tren angka kematian. ”Selain fokus meminimalkan risiko kematian, kami terus memantau dan menelaah data yang berkembang secara berkelanjutan,’’ ungkapnya.

ANALISIS GEJALA AWAL PASIEN COVID-19

Batuk: 38,8 persen

Sesak napas: 23,6 persen

Lemah: 22,7 persen

Demam: 18,7 persen

Pilek: 15,8 persen

Mual atau muntah: 15,9 persen

Sakit kepala: 11,5 persen

Loading...

loading...

Feeds

Habib Rizieq Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com,JAKARTA– Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab minta maaf karena beberapa waktu lalu dirinya membuat kerumunan massa …

Viral Azan Serukan Jihad

POJOKBANDUNG,com, BANDUNG – Aksi sekelompok orang yang mengumandangkan azan pada beberapa tempat viral di media sosial (medsos). Namun, dari panggilan …