Daftar ke KPU, Yena-Atep Siap Menang dan Bawa Perubahan

PILBUP : Calon Bupati Bandung dari PDI Perjuangan, Yena Iskandar Ma'soem bersama Calon Wakil Bupati Bandung dari PAN, Atep Rizal.

PILBUP : Calon Bupati Bandung dari PDI Perjuangan, Yena Iskandar Ma'soem bersama Calon Wakil Bupati Bandung dari PAN, Atep Rizal.

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Daftar di hari pertama waktu pendaftaran pasangan calon Pilkada Kabupaten Bandung, merupakan bentuk usaha dari pasangan Yena Iskandar Ma’soem-Atep Rizal untuk memenangkan kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bandung.


Calon Bupati Bandung dari PDI Perjuangan merasakan dinamika yang cukup kuat, selama hampir satu tahun terjun kedalam dunia politik. Yena resmi menjadi kader partai politik pada September 2019, kata Yena, pada saat itu dalam rangka mengikuti penjaringan bakal calon.

“Alhamdulillah, suatu perjalanan yang panjang. Penuh dengan dinamika. Jadi, saya banyak belajar. Pada hari ini, saya bersama Kang Atep,  mendaftar ke KPU,” ujar Yena saat wawancara di Kantor Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung, Soreang, Jumat (4/9).

Dalam Pilkada Kabupaten Bandung ini, pasangan Yena-Atep diusung oleh PDI Perjuangan dan Partai Amanat Nasional (PAN). Selain itu, dukungan juga datang dari partai non parlemen yaitu Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Yena mengaku dukungan dari pihak lain, akan menyusul.

“Jadi jumlah kursinya ada sebelas. Dimana PDI Perjuangan memiliki tujuh kursi, sedangkan PAN memiliki empat kursi,” jelasnya.

Mengikuti tahapan pendaftaran ini, Yena mengaku melakukan beberapa persiapan. Diantaranya, mempersiapkan berkas persyaratan dan dirinya juga mengaku terus berdoa.

“Saling memberi semangat bersama Kang Atep. Agar terus diberikan kemudahan,” sambung Yena.

Yena mengaku optimis bisa memenangkan Pilkada Kabupaten Bandung 2020. Tentunya, dengan konsep dan strategi yang sudah dimiliki.

“Saya hadir untuk membawa perubahan di Kabupaten Bandung. Harus terjadi perubahan. Hal konkrit yang ditawarkan itu banyak ya, salah satu adalah bagaimana kita mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan dan profesional. Kita juga melihat banyak sekali potensi yang ada di Kabupaten Bandung, yang belum digali secara maksimal, misalnya pariwisata yang berbasis budaya lokal. Dan juga program desa untuk menjadi fokus pemerataan pembangunan. Jadi, bagaimana kita menciptakan manusia-manusia yang unggul, beriman, bertaqwa dan berdaya saing tinggi,” ujar Yena.

Sementara itu, Calon Wakil Bupati Bandung dari PAN, Atep Rizal berharap tidak ada kekurangan persyaratan administrasi. Sehingga, proses pendaftaran di KPU ini bisa berjalan lancar.

“Konsep saya adalah tentang olahraga. Karena memang, saya dengan Bu Yena saling berbagi tugas. Saya di bidang olahraga dan kepemudaan. Kita tahu bahwa potensi di Kabupaten Bandung, terutama sepak bola, sangat besar. Dan saya ingin sepak bola di Kabupaten Bandung bisa naik level ke liga satu,” pungkas Atep.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung, Harjoko mengatakan seluruh calon dari PDI Perjuangan, secara serentak mendaftar ke KPU pada Jumat (4/9). Pendaftaran di awal ini, merupakan suatu upaya atau usaha memenangkan pasangan yang diusung. Apalagi, waktu pendaftaran yang cukup singkat.

“Jika ada persyaratan yang masih kurang, maka bisa diselesaikan,” ujar Harjoko di Kantor KPU Kabupaten Bandung, Jumat (4/9).

Dalam Pilkada Kabupaten Bandung, PDI Perjuangan bersama PAN mengusung pasangan Yena Iskandar Ma’soem-Atep Rizal. Harjoko mengaku sudah melaksanakan rapat koordinasi resmi untuk membentuk Tim Sukses Gabungan antara dua partai ini.

“Setelah melaksanakan pendaftaran, maka Tim Sukses Gabungan ini akan melakukan upaya-upaya yang diperlukan untuk menghadapi Pilkada tanggal 9 Desember 2020,” tuturnya.

Dalam Pilkada Kabupaten Bandung, kata Harjoko, pihaknya tidak dalam posisi yang sangat yakin. Karena, banyak yang menilai pasangan Yena-Atep merupakan underdog. Namun, berdasarkan laporan dari masyarakat, posisi pasangan Yena-Atep mulai merangkak naik ke peringkat atas.

“Harapan kami, Bu Yena bisa berkompetisi,” sambungnya.

Kata Harjoko, Yena Iskandar Masoem sudah masuk dalam struktur kepengurusan partai. Masuknya Yena Iskandar Masoem, kata Harjoko, setelah pendaftaran calon. Selain itu, Yena Iskandar Masoem juga sudah mengikuti sekolah partai untuk kepala daerah.

“Kita berharap bisa menang, karena momentum Pilkada kami gunakan untuk melakukan konsolidasi organisasi. Sekarang ini, semua kita bentuk baru. Misalnya, pengurus di tingkat anak cabang/kecamatan, kemudian juga pengurus di tingkat desa dan kelurahan, hingga anak ranting di dusun-dusun sudah kita berikan koordinatornya. Itu adalah bagian konsolidasi untuk Pilkada dan sekaligus ke Pileg hingga Pilpres,” pungkasnya.

(fik)

Loading...

loading...

Feeds

Habib Rizieq Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com,JAKARTA– Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab minta maaf karena beberapa waktu lalu dirinya membuat kerumunan massa …

Libur Natal-Tahun Baru Dipangkas 3 Hari

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA– Libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru) akhirnya jadi dipangkas. Pemerintah memutuskan mengurangi jatah libur Nataru selama …

Viral Azan Serukan Jihad

POJOKBANDUNG,com, BANDUNG – Aksi sekelompok orang yang mengumandangkan azan pada beberapa tempat viral di media sosial (medsos). Namun, dari panggilan …