DPR RI Bekali Pesantren Empat Pilar, Pro Pancasila Terus Bertambah

SOSIALISASI : Anggota DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijjal saat memaparkan materi empat pilar bangsa pada acara Konfercab PC Muslimat NU Kabupaten Bandung di Pangalengan, Sabtu (30/8).

SOSIALISASI : Anggota DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijjal saat memaparkan materi empat pilar bangsa pada acara Konfercab PC Muslimat NU Kabupaten Bandung di Pangalengan, Sabtu (30/8).

POJOKBANDUNG.com, PANGALENGAN – Guna meningkatkan kecintaan terhadap Indonesia yang memiliki masyarakat yang beragam. Maka sosialisasi tentang empat pilar bangsa yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, harus dilakukan secara masif. Bahkan hingga ke lingkungan pesantren.


Anggota DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijjal mengatakan sosialisasi empat pilar dilakukan guna menguatkan Pancasila sebagai ideologi bangsa yang final, meningkatkan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan agar lebih memahami subtansi daripada perundang-undangan serta Bhineka Tunggal Ika merupakan suatu keniscayaan yang harus disoialisasikan.

“Ini adalah negara yang damai, negara yang bahagia, dan negara yang dilahir dari hasil kesepakatan dengan kultur budaya yang berbeda,” ujar Cucun usai menghadiri Konfercab PC Muslimat NU Kabupaten Bandung di Pondok Pesantren Danul Falah Pangalengan, Sabtu (29/8).

Pihaknya menegaskan Pancasila sudah final maka tidak boleh diobrak-abrik lagi. Oleh karena itu, kata Cucun, DPR RI akan memperkuat sosialisasi empat pilar. Hal tersebut dilakukan agar tidak ada penurunan jumlah masyarakat yang pro pancasila.

“Yang saya khawatirkan itu bukan penurunan terhadap kecintaan terhadap Pancasila atau penguatan terhadap ideologi Pancasilanya. Tapi, ancaman ekternal yang datang ke negara kita ini. Misalnya, orang yang tidak mempunyai kekuatan ideologi ditengah-tengah masyarakat Indonesia yang heterogen, bisa menjadi ancaman untuk memecah belah daripada NKRI,” tutur Cucun.

Cucun memiliki kenyakinan Pesantren bisa menjadi sarana dan fasilitas yang pas untuk menyosialisasikan empat pilar. Kata Cucun, jangan sampai ada quote and quote bahwa pesantren adalah suatu sarang teroris.

“Pesantren adalah lembaga yang mampu memberikan pembinaan karakter dan akhlak. Dari sisi ideologinya, kami harus hadir di pesantren untuk menyampaikan Pancasila ini,” katanya.

Sosialisasi empat pilar tersebut digelar bersama dengan Konfercab PC Muslimat NU Kabupaten Bandung di Pangalengan. Kata Cucun, Nadhatul Ulama memiliki badan otonom yang terdiri muslimat, fatayat atau anshor dan banyak juga lembaga lajnah NU yang membidangi sub daripada kepengurusan NU di tiap tingkatan.

“Seperti ditingkat Kabupaten Bandung yang melakukan pemilihan kepengurusan yang biasa dilakukan setiap lima tahun sekali,” pungkas Cucun.

(fik)

Loading...

loading...

Feeds