KPU: Visi Misi Cakada Wajib Sisipkan Soal Perang Melawan Covid-19

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman

POJOKBANDUNG.com – Penyelenggaran Pilkada serentak 2020 ini berbeda dari biasanya. Karena digelar di tengah pandemi virus Korona atau Covid-19 yang melanda di tanah air. Sejumlah aturan pun diubah, salah satunya soal kampanye calon kepala daerah.


Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan, kampanye para calon kepala daerah tersebut dilakukan pada 26 September. KPU membolehkan nantinya para calon kepala daerah membagi-bagikan masker, hand sanitizer dan juga yang lainnya.

‎”Kalau dulu mencetak kaus, topi dan sekarang sudah kita masukkan juga mencetak hand sanitizer‎, kemudian masker, face shield itu diperbolehkan,” ujar Arief kepada wartawan, Kamis (27/8).

‎Arief menambahkan, diharapkan para calon kepala daerah tersebut juga dalam visi misi kampanyenya berisi tentang melawan Covid-19. Sehingga nantinya masyarakat bisa patuh terhadap protokol kesehatan.

‎”Karena kami ingin pandemi ini terus menurun angkanya. Sehingga nanti pada 9 Desember (pencoblosan-Red) masyarakat tidak takut untuk datang,” katanya.

Menurut Arief, kemungkinan kampanye tatap muka jumlahnya akan ditambah tidak sebanyak 50 orang. Karena saat rapat dengan DPR beberapa waktu lalu ada anggota dewan yang menilai terlalu sedikit dengan jumlah 50 orang.

‎”Ada yang komplain kalau 50 terlalu sedikit. ‎ Saya sudah diskusikan kemarin kemungkinan akan kita tambah sampai 100 orang,” ungkapnya.

Diketahui, Pilkada serentak 2020 akan diselenggarakan di 270 wilayah di Indonesia. Jumlah tersebut terdiri dari pemilihan gubernur dan wakil gubernur, pemilihan wali kota dan wakil wali kota, serta bupati dan wakil bupati.

Adapun pemilihan gubernur dan wakil gubernur berlangsung di sembilan provinsi. Yakni Sumatra Barat, Jambi, Bengkulu, Kepulauan Riau, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah.

Sementara pemilihan wali kota dan wakil wali kota akan dilaksanakan di 37 kota yang tersebar di 32 provinsi. Sedangkan pemilihan bupati dan wakil bupati bakal digelar di 224 kabupaten.

(jpc)

Loading...

loading...

Feeds

Indikator Menuju Desa Maju

MAJU desanya, makmur dan sejahtera warganya. Mungkin ini adalah dambaan setiap orang, untuk menciptakan lingkungan yang nyaman. Inilah yang disebut …

Sosok Habib Rizieq di Mata UAS

POJOKBANDUNG.com – Ustadz Abdull Somad (UAS) memberikan pandangannya terhadap sosok Habib Rizieq Shihab. Imam besar Front Pembela Islam (FPI) itu …