3 Kg Sabu Dibungkus Kemasan Teh Cina, Eh…Ketahuan BNNP Jabar

POJOKBANDUNG.com, BOGOR – Bidang Pemberantasan BNNP Jawa Barat, dengan dipimpin langsung Kepala Bidang Pemberantasan, Kombes Pol Adri Irniadi kembali mengungkap peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah Jawa Barat.


Petugas Penindakan dan Pengejaran Bidang Pemberantasan BNNP Jawa Barat melakukan penangkapan terhadap pelaku, beserta barang buktinya dari kurir berinisial EK alias BG di terminal Baranangsiang Bogor.

Pelaku EK diketahui berasal dari Kec. Cicurug, Kab. Sukabumi.

Kemudian setelah dilakukan pengembangan ke jaringan di atasnya, EK sempat melakukan perlawanan terhadap petugas.

Tembakan peringatan tak digubris, sehingga petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki EK.

Setelah menangkap EK, petugas menciduk pelaku lain, yang merupakan pengendali kurir berinisial IP alias FR yang berdomisili di Cileunyi, Kab. Bandung.

“Pengungkapan narkotika jenis sabu sebanyak 3 kg ini wujud nyata dalam upaya memberantas peredaran narkotika di Jawa Barat guna melindungi dan menyelamatkan masyarakat dari bahaya penyalahgunaan narkotika,” ungkap Kombes Adri.

Dalam pengungkapan kasus ini, sejumlah barang bukti diamankan, di antaranya; 3 bungkus besar plastik kemasan teh cina warna kuning berisikan kristal bening, diduga narkotika golongan I jenis sabu seberat 3 kg dan 2 unit handphone yang digunakan pelaku.

Terpisah, Kepala BNN Provinsi Jawa Barat, Brigjen Pol Sufyan Syarif mengutarakan bahwa, BNN Provinsi Jawa Barat terus berkomitmen memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan mengapresiasi seluruh kerja keras petugas.

Karena dalam kurun waktu kurang dari sepekan setelah sebelumnya pada 15 Agustus 2020 dapat kembali mengungkap peredaran gelap narkotika jenis sabu dengan jumlah yang sama.

“Dalam kurun waktu 5 hari BNN Provinsi Jawa Barat dapat menyelamatkan 32.000 jiwa masyarakat dari penyalahgunaan narkotika,” ucapnya.

Selanjutnya terhadap pelaku dan barang bukti dilakukan pemeriksaan di kantor BNN Provinsi Jawa Barat.

Pemeriksaan barang bukti narkotika dilakukan secara laboratories. Sementara terhadap 2 pelaku dilakukan pemerikaaan kesehatan dan tes Covid-19 dengan hasil non-reaktif.

Selanjutnya dilaksanakan penyelidikan lebih lanjut terhadap upaya peredaran gelap narkotika di wilayah Jawa Barat.

(sol/Humas BNNP Jawa Barat)

Loading...

loading...

Feeds

43 Prajurit TNI Ditukar US Army

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa menerima kunjungan beberapa perwakilan dari tentara Amerika untuk Indonesia. Dalam pertemuan …