Penghargaan Paritrana Award Wujudkan Perlindungan bagi Para Pekerja

PARITRANA AWARD: Direktur Utama BPJAMSOSTEK Agus Susanto saat mengikuti gelaran Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Paritrana Award Tahun 2019 secara daring, Rabu (12/8).

PARITRANA AWARD: Direktur Utama BPJAMSOSTEK Agus Susanto saat mengikuti gelaran Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Paritrana Award Tahun 2019 secara daring, Rabu (12/8).

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan para pelaku usaha. Apresiasi diberikan lantaran memiliki komitmen serta dukungan terhadap pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui gelaran Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Paritrana Award Tahun 2019, Rabu (12/8).


Jumlah peserta yang mengikuti Penghargaan Paritrana Award tahun ini terus mengalami peningkatan. Terdiri dari 34 provinsi, 95 kabupaten/kota, 88 perusahaan besar, 99 perusahaan menengah dan 34 UKM.

“Melalui Paritrana Award ini, kami ingin meningkatkan kesadaran dari pemerintah dan para pemberi kerja akan pentingnya jaminan sosial. Pemerintah berperan dalam menerbitkan regulasi, sedangkan pemberi kerja juga berperan penting melalui komitmennya untuk mendaftarkan seluruh tenaga kerja,” papar Direktur Utama BPJAMSOSTEK, Agus Susanto.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, penganugrahan Paritrana Award kali ini digelar secara daring sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19. Namun hal ini tidak menyurutkan antusias dari para peserta karena Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, serta Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah juga turut hadir untuk membuka acara tersebut.

Proses penilaian Paritrana Award tahun 2019 dimulai semenjak Januari 2020, melalui beberapa tahap mulai dari seleksi di tingkat provinsi, kemudian dilanjutkan dengan verifikasi dan validasi di tingkat pusat dan diakhiri dengan tahap wawancara.

Pada tahap wawancara, para kandidat diminta untuk memaparkan berbagai kebijakan dan inovasi yang telah mereka lakukan kepada tim juri yang terdiri dari Hotbonar Sinaga dan Chazali Husni Situmorang (Praktisi dan Ahli Jaminan Sosial), Riant Nugroho (Ahli Kebijakan Publik), Sonny Harry Budiutomo (Ahli Kependudukan), Rudy Prayitno (Unsur Serikat Pekerja), Soeprayitno (APINDO), Retno Pratiwi (Direktur Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Kementerian Ketenagakerjaan RI), Sri Purwaningsih (Direktur SUPD IV Ditjen Bina Pembangunan Daerah, Kementerian Dalam Negeri), dan Zainudin (Deputi Direktur Bidang Kepesertaan Korporasi & Institusi BPJAMSOSTEK)

Agus mengungkapkan, dalam penilaian Paritrana Award tahun ini, BPJAMSOSTEK menambahkan beberapa kriteria dan menyesuaikan bobot penilaian yang bertujuan agar penjurian dapat dilakukan lebih tepat dan akurat.

Untuk kategori pemerintah provinsi dan kabupaten/kota terdapat empat aspek yang dinilai, yaitu kebijakan, peraturan, kinerja dan wawancara. Sedangkan untuk kategori perusahaan besar dan menengah, aspek kepatuhan, kinerja dan hasil wawancara menjadi hal pokok yang dinilai oleh tim juri. Kemudian untuk kategori UKM, hanya ada dua aspek yang dijadikan tolok ukur, yaitu kepatuhan dan kinerja.

Berdasarkan hasil penilaian tim juri, Provinsi Sulawesi Utara bersama Sulawesi Selatan dan Papua Barat mendapatkan anugerah Paritrana untuk kategori Pemerintah Provinsi. Sementara untuk kategori pemerintah kabupaten/kota diraih oleh Kota Cimahi, Kabupaten Sukamara dan Kabupaten Tapanuli Selatan.

Selain Pemerintah Daerah, ada juga tiga pemenang untuk masing-masing kategori Perusahaan Besar dan Perusahaan Menengah, serta penghargaan bagi 34 UKM.

BPJAMSOSTEK juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta dalam bentuk peningkatan manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) tanpa kenaikan iuran sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82 Tahun 2019.

“Kami mengucapkan selamat kepada para pemenang. Semoga penghargaan ini menjadi semangat pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayahnya sehingga perlindugan sosial bagi seluruh pekerja dapat terwujud,” tutup Agus.

Sementara itu, Kepala BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Bandung Soekarno Hatta, Rizal Dariakusumah mengungkapkan, penghargaan Paritrana Award menjadi suntikan dan dorongan motivasi untuk meningkatkan kesadaran serta antusiasme akan pentingnya jaminan sosial.

“Kami berharap, melalui pengahragaan Paritrana Award ini tingkat kesadaran jaminan sosial semakin tinggi. Kami juga akan terus berusaha memberikan pelayanan yang terbaik bagi para pekerja atau masyarakat luas,” tandas Rizal

(arh).

Loading...

loading...

Feeds

Sosok Habib Rizieq di Mata UAS

POJOKBANDUNG.com – Ustadz Abdull Somad (UAS) memberikan pandangannya terhadap sosok Habib Rizieq Shihab. Imam besar Front Pembela Islam (FPI) itu …