Peran Pemuda di Tengah Pandemi Covid-19

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Peran pemuda di tengah Covid-19 menjadi satu hal yang penting. Terlebih dalam membantu pemerintah, terkait sosialisasi pencegahan penularan Covid-19, serta penerapan protokol kesehatan di fase Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).


Memasuki usia ke 47 tahun, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) berkomitmen untuk mewujudkan hal tersebut. Organisasi kepemudaan itu, menyatakan siap menjadi garda terdepan dalam bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam penanganan pandemi Covid-19.

“Peran pemuda di tengah pandemi sangat penting. Pertama sebagai agen penyampaian informasi ke masyarakat tentang bahaya dan cara mencegah penularan Covid-19 melalui cara-cara kreatif para pemuda,” kata Ketua Umum DPD KNPI Jawa Barat, Rio F Wilantara saat ditemui usai kegiatan HUT KNPI ke-47 di Jalan Soekarno-hatta, Kota Bandung, Kamis (23/7/2020) malam.

Lebih lanjut, ia menyebut, pemuda harus bisa menghadirkan sebuah solusi di tengah-tengah masyarakat yang saat ini terdampak pandemi. Apalagi dengan kondisi tenaga pemuda yang masih prima sehingga masih bisa dalam hal kegiatan yang membutuhkan tenaga.

“Fisik yang masih prima tenaga relawan pemuda dalam melakukan kegiatan sosial juga sangat dibutuhkan masyarakat antara lain membantu melakukan penyemprotan disinfektan, menjadi relawan medis, dan membantu penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat,” jelasnya.

Selain soal penanganan pandemi Covid-19, pihaknya juga senantiasa berdampingan dengan pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan produktivitas pemuda. Khusunya, untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di Jawa Barat.

“Saat ini KNPI Jabar sudah mampu melakukan program-program yang bersinergi dengan pemerintah daerah. Melalui program-program tersebut KNPI Jabar memiliki target membangun kualitas pemuda yg baik untuk meningkatkan IPP Jabar dan meningkatkan value KNPI Jabar di masyarakat,” ujarnya.

Meski begitu, di hari jadinya ke-47, DPD KNPI Jabar memiliki segudang pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Satu diantaranya, terkait produktivitas pemuda khususnya dalam kemandirian ekonomi.

“Masih banyak PR dalam membangun kepemudaan di Jawa Barat saat ini, antara lain membangun jiwa entrepreneurship pemuda supaya pemuda dapat berdaya secara ekonomi,” tandasnya. (fid)

Loading...

loading...

Feeds

24 Preman Tanjung Priok Digaruk Polisi

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Jajaran Satuan Reserse Polres Metro Jakarta Utara menangkap 24 preman yang kerap melakukan pungutan liar (pungli) di …