Gunakan HP Saat Berkendaraan Ditilang

GIAT : Kasatlantas Polresta Bandung, Kompol Erik Bangun Prakarsa saat melaksanakan giat Operasi Patuh Lodaya di Soreang.

GIAT : Kasatlantas Polresta Bandung, Kompol Erik Bangun Prakarsa saat melaksanakan giat Operasi Patuh Lodaya di Soreang.

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Sudah tiga hari, Satuan Lalu Lintas Polresta Bandung telah melaksanakan kegiatan Operasi Patuh Lodaya. Dalam waktu tersebut, sudah ada ratusan pengendara yang melakukan pelanggaran dan 371 pengendara diberikan tindakan tilang. Adapun jenis pelanggarannya yaitu knalpot tidak standar, tidak menggunakan helm,  kelebihan muatan, parkir di trotoar, seat belt, melawan arus, menggunakan HP saat berkendara dan pelanggaran lainnya.


Kasatlantas Polresta Bandung, Kompol Erik Bangun Prakarsa mengatakan, pada hari ketiga pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2020 ini, pihaknya memfokuskan pada kegiatan sosialisasi terkait penerapan protokol kesehatan pada pengguna jalan raya di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Oleh karena itu, dalam rangka mendukung program sosialisasi tersebut, pihaknya membagikan masker kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bandung.

“Pembagian masker ini dilakukan secara serentak di seluruh polsek. Total ada sepuluh ribu masker yang dibagikan kepada masyarakat. Dengan adanya pembagian masker ini, diharapkan bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk tetap tertib berlalu lintas dan juga mematuhi protokol kesehatan,” ujar Erik usai melakukan kegiatan Operasi Patuh Lodaya di Soreang, Sabtu (25/7).

Operasi Patuh Lodaya 2020 ini, kata Erik, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dimana, dalam Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) ini,  masih ada masyarakat yang terancam dengan adanya Pandemi Covid 19.

“Kami sebagai petugas kepolisian hadir untuk membantu dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid 19 diantaranya dengan melakukan pembagian masker,” sambung Erik.

Selain pembagian masker, upaya lain guna mencegah penyebaran Covid 19 adalah dengan menjaga physical distancing diantara pengendara sepeda motor. Selain di jalan raya, menjaga physical distancing pengendara juga dilakukan pada saat dilokasi wisata. Dimana, pihaknya bekerja sama dengan pihak pengelola pariwisata agar pada kendaraan akan masuk atau keluar lokasi wisata harus selalu menjaga jarak.

“Baik pada saat masuk atau keluar, motor itu dibatasi, harus satu per satu, sehingga tidak mengakibatkan penularan Covid 19,” pungkas Erik.

(fik)

Loading...

loading...

Feeds

Sampah Menumpuk di Pasar Gedebage

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Terjadi penumpukan sampah di Pasar Gedebage, Kota Bandung, Senin (17/5). Tumpukan sampah disebut terjadi menjelang lebaran, akibat …