Ratusan Peserta Ikuti KPAM SMP-SMA Al Masoem 2020

Pembukaan kegiatan KPAM Al Masoem 2020 di Kampus Ak Masoem, Senin (13/7).

Pembukaan kegiatan KPAM Al Masoem 2020 di Kampus Ak Masoem, Senin (13/7).

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Yayasan pendidikan Al Masoem Bandung menggelar Konvergensi Perilaku Model Al-Ma’soem (KPAM) untuk calon siswa SMP SMA tahun ajaran 2020-2021. Pelaksanaan KPAM berlangsung secara daring mengingat Pandemi Covid belum berakhir. Pembukaan KPAM diresmikan langsung oleh Ketua Yayasan Al Masoem Bandung Dr Ir H Ceppy Nasahi Ma’soem.

Gelaran KPAM Al Masoem yang berlangsung selama empat hari ini, diikuti peserta SMP sebanyak 342 orang dan SMA 282 orang.

Ketua Yayasan Al Masoem Bandung Dr Ir H Ceppy Nasahi Ma’soem berpesan kepada para peserta agar tiap acara yang diadakan di Al-Ma’soem diikuti sampai tamat. “Ananda calon siswa Al-Ma’soem ini sudah harus berusaha untuk beradaptasi dengan kondisi di Al-Ma’soem ini. Pasti Ananda masuk ke Al-Ma’soem ini, banyak mendapatkan informasi. Ini lembaga sekolah yang ingin membentuk Ananda Cageur, Bageur, Pinter. Cageur, Al-Ma’soem berusaha keras mewujudkan siswa yang sehat jasmani dan rohani,” ujar Ceppy di hadapan ratusan calon siswa di Kampus Al Masoem, Jl Raya Bandung-Garut, Senin (13/7).

Ceppy juga berharap calon siswa mulai bisa beradaptasi dengan kebiasaan-kebiasaan, peraturan-peraturan di Al-Ma’soem. Walaupun dilakukan secara daring, calon siswa harus terus berniat, bertekad untuk menuntut ilmu dengan cara yang berbeda.
Dalam masa Konvergensi Perilaku Model Al-Ma’soem ini, kebiasaan offline, kebiasaan tatap muka, sehari-hari. KPAM tidak ada perpeloncoan apalagi dalam kondisi daring, tidak ada perpeloncoan. “Jadi dalam masa pandemi ini, KPAM tidak memberatkan, bagaimana sosialisasi dalam belajar secara daring,” imbuhnya.

Di KPAM ini menekankan pemahaman yang sama bagaimana belajar secara daring. Di tingkat SMP, tingkat SMA mungkin pemahamannya berbeda. Calon SMP di SD nya sebelumnya pernah daring, walaupun berbeda mungkin tapi masuk Al-Ma’soem nanti jadi pemahaman yang sama bagaimana cara daring yang efektif biar materi yang disampaikan betul-betul dapat sampai ke siswa, sampai dipahami dengan baik supaya ilmu yang diperoleh maksimal walaupun dengan metode pembelajaran secara daring.

“Calon sisa SMP maupun calon siswa SMA, tadi mengulang lagi, seseorang bisa berhasil bagaimana dia bisa beradaptasi dengan kondisi apapun, kondisi sekarang wabah pandemi. Beradaptasilah dengan wabah Covid. Libur Ananda sudah terlalu lama mungkin daring dan sebelumnya ada yang efektif, ada yang tidak efektif. Memasuki tahun ajaran 2020-2021 siapkan niat semaksimal mungkin agar mendapat ilmu yang sebanyak-banyaknya dengan cara pembelajaran daring ini,” tandasnya.(nto)

Loading...

loading...

Feeds

Gubernur Jabar Siap Divaksin Covid-19

Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jabar menyatakan kesiapan menjadi relawan uji klinis vaksin COVID-19 …

Idul Adha, Telkomsel Serahkan 777 Hewan Kurban

POJOKBANDUNG.com,JAKARTA–Menyambut Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah, Telkomsel memberikan bantuan 777 hewan kurban yang akan disalurkan kepada sekira 43.000 penerima …

Hadirkan Popok Dewasa Berkapasitas Besar

POJOKBANDUNG.com – SEIRING dengan meningkatnya harapan hidup penduduk Indonesia yang mencapai 66 tahun, maka terjadi juga peningkatan pada jumlah lanjut …