Kronologi 1.280 Siswa Secapa AD Positif Covid-19, Berawal Dua Prajurit Keluhkan Bisul

KSAD Jenderal Andika Perkasa saat memberikan penjelasan terkait kasus Covid-19 di Secapa AD, di Markas Komando Daerah Militer III/Siliwangi, Kota Bandung, Sabtu (11/7/2020). Foto: Muhammad Dikdik/Radarbandung.id

KSAD Jenderal Andika Perkasa saat memberikan penjelasan terkait kasus Covid-19 di Secapa AD, di Markas Komando Daerah Militer III/Siliwangi, Kota Bandung, Sabtu (11/7/2020). Foto: Muhammad Dikdik/Radarbandung.id

“Dari situ kita ingin yakinkan, kita lakukan swab, saya kirim alatnya (untuk swab), kemudian dilakukan test di lab. Dari situlah kemudian sampai akhirnya ditemukan (angka 1.280 positif),” katanya.


Ia mengatakan, saat itu yang masuk rumah sakit ada 30 orang, dengan kategori ringan, tidak ada kategori sedang atau berat.

“Dan perhari ini, masih 17 yang dirawat di RS Dustira. Selebihnya berada di Secapa. Dari 17 itu, satu sudah negatif dan 16 yang masih positif, tapi semuanya sudah tidak merasakan gejala apapun juga dan satu yang negatif tetap di sana karena masalah TBC, paru-paru,” urainya.

“Sisanya yang saya jumpai barusan di Secapa, saya tanya satu persatu, saya ambil tiga secara random, tidak ada pengkondisian. Saya tanya apa yang dirasakan, yang dirasakan sama sekali tidak ada. Jadi itu situasi yang sekarang,” tuturnya.

Kemudian, ia mengungkapkan, sejak Selasa kemarin juga telah dilakukan swab test kedua, dan itu masih dilakukan.

“Dari swab kedua, yang sudah keluar hasilnya ada 14 yang dinyatakan negatif dan 296 kita masih menunggu hasil dari pemeriksaan lab PCR. Jadi, sekarang, baik yang siswa maupun yang staf Secapa yang tadinya 1.280 sudah berkurang. Dari siswa berkurang 17, staf atau anggota Secapa berkurang 12. Yang 296 ini belum dilapori dari RS untuk hasilnya,” tuturnya.

“Kita akan memuntaskan swab kedua sampai didapat (hasil), kemudian berangkat dari situ (dilakukan upaya penanganan),” ucapnya.

Loading...

loading...

Feeds