Agung Budi Santoso Sosialisasikan 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara

POJOKBANDUNG.com- Anggota DPR RI Agung Budi Santoso (ABS) menggelar sosialisasi 4 pilar Berbangsa dan Bernegara.


Dalam kesempatan ini, selain membahas Pancasila, NKRI, UUD 1945 serta Bhineka Tunggal Ika, diisi pula dengan edukasi kesehatan terkait pencegahan virus corona.
“Di era kebiasaan baru ini, setiap kegiatan harus menerapkan protokol kesehatan. Makanya, kita datangkan juga narasumber yang berkompeten di bidangnya,” kata Agung Budi Santoso, didampingi Ketua Rumah Aspirasi ABS, Iwan Setiawan.

Menurutnya kegiatan kali sangat spesial. Lantaran pihaknya tidak hanya memberikan pemahaman terkait berbangsa dan bernegara yang baik, namun memberikan pula edukasi mengenai pencegahan penyebaran virus dari wuhan yang hingga kini masih horor di masyarakat.

“Kita enggak sembarangan dalam menyelenggarakan kegiatan ini, kita koordinasi dengan kepolisian izin dan lain-lain. Pesertanya sendiri kami batasi sesuai dengan arahan pihak berwenang,” katanya.

Sementara itu, salah satu upaya mempertahankan bangsa dari serangan isu yang dianggap berbahaya, lanjut dia, pihaknya meningkatkan informasi ke masyarakat terutama dalam masalah, bagaimana tata cara berbangsa dan bernegara.

“Apalagi sekarang ada gejolak-gejolak perubahan Pancasila, dan istilah-istilah lain yang perlu diantisipasi dari awal. Jangan sampai masyarakat mudah terhasut isu yang dibuat oleh orang yang tak bertanggungjawab,” tuturnya.

Dia menjelaskan, Pancasila itu sudah jadi rumusan bangsa dan sudah diagendakan oleh para pendiri bangsa terutama ditegaskan dalam Piagam Jakarta, yang apabila akan ada perubahan, harus dikembalikan dulu ke masyarakat.

“Terlepas itu upaya peralihan isu atau lainnya, kita harus tetap bersatu agar bangsa ini tetap kokoh, dan tidak tergoyahkan. Kita tetap berhaluan pada kebenaran berbangsa dan bernegara yang sudah disepakati bersama,” pungkasnya.

(gat)

Loading...

loading...

Feeds

Grab Lebih Baik Patuhi Putusan KPPU

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Grab disarankan berjiwa besar dan bayar denda yang diputuskan oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) sebesar Rp …