Penonton Liga Vietnam Berdesak-desakan, Tak Takut Covid-19

POJOKBANDUNG.com, HANOI – Saat operator kompetisi antarklub di Inggris, Spanyol atau Italia bahkan Indonesia masih puyeng memikirkan kelanjutan musim ini. Liga Vietnam malah memulainya dengan stadion yang dipenuhi penonton.


Ya, ribuan penggemar berduyun-duyun ke stadion-stadion di Vietnam, Jumat (5/6), ketika negara itu kembali memulai kompetisi sepak bola papan atas tanpa aturan menjaga jarak sosial atau membatasi jumlah kerumunan.

Vietnam memang terbilang berhasil memerangi penyebaran virus corona.

Stadion Nam Dinh yang berkapasitas 30.000 penonton hampir penuh ketika tim tuan rumah kalah 1-2 dari tim tamu Viettel.

Penonton tampak berdiri saling berdekatan dan sedikit yang terlihat memakai masker.

Vietnam mencatat hanya 328 kasus virus corona tanpa kematian, dan mereka bersemangat mengejar kembali keadaan normal untuk mengembalikan ekonomi ke jalurnya, termasuk liga sepak bola yang ditangguhkan sejak Maret.

Di stadion, cairan pembersih tangan tersedia saat petugas melakukan pemeriksaan suhu para suporter, yang diminta untuk memakai masker saat mereka masuk.

“Jika kami takut dengan virus, kami tidak akan datang,” kata suporter Viettel Dinh Van Tam, seperti dikutip Reuters.

“Langkah-langkah yang diambil untuk memerangi virus itu baik untuk menjaga kesehatan kami, itu sebabnya semua orang bersenang-senang.”

Vietnam mendapat pujian karena pengujian virus corona yang agresif dan program karantina yang terpusat dan massal, menempatkannya pada jalur untuk menghidupkan kembali ekonominya lebih cepat daripada yang lain.

Liga Vietnam mengambil langkah yang berbeda dengan liga-liga di negara lainnya yang belum membolehkan masuknya penonton di stadion.

Kapten tim nasional Vietnam Que Ngoc Hai yang bermain di Viettel mengatakan sangat menyenangkan melihat stadion penuh.

“Saya tidak mengatakan ini untuk membandingkan kami dengan negara-negara lain, tetapi sepak bola Vietnam telah kembali setelah wabah COVID, itu menunjukkan seberapa baik kami orang Vietnam melawan virus itu,” katanya.

(jpnn)

Loading...

loading...

Feeds