Haul ke 19 H Ma’soem, Ratusan Dhuafa Terima Santunan

H Entang Rosadi Ma'soem didampingi direksi Al Ma'soem Group serahkan bantuan kepada 500 dhuafa dalam rangka  Haul ke 19 H Ma'soem.(5/6)

H Entang Rosadi Ma'soem didampingi direksi Al Ma'soem Group serahkan bantuan kepada 500 dhuafa dalam rangka Haul ke 19 H Ma'soem.(5/6)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Mengenang wafatnya atau Haul ke-19 H Ma’soem, ke- 16 Hj Siti Aisyah dan ke-6 H Nanang Iskandar Ma’soem, keluarga besar H Ma’soem kembali menggelar kegiatan sosial bertajuk ‘Sehari Bersama Dhuafa’.


Seperti biasanya Keluarga besar H Ma’soem melalui kegiataan usaha Al Ma’soem Grup, rutin menggelar Haul setiap tahun atau peringatan hari wafatnya para pendiri dan perintis Al Ma’soem.

Namun, kegiatan haul kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya.

“Pada tahun-tahun sebelumnya para kaum dhuafa datang ke kampus Al Ma’soem dan diajak mengikuti berbagai arena permainan yang telah disiapkan. Kemudian, mereka diberi uang tunai dan menerima bingkisan berupa makanan serta minuman,” ujar Ketua Yayasan Al Ma’soem Bandung, Dr Ir Ceppy Nasahi Ma’soem.

Namun tahun ini berbeda kata Ceppy, lantaran saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19. Sehingga, penyerahan bingkisan tidak dilaksanakan di Kampus Al Ma’soem.

Akan tetapi, keturunan (anak dan cucu) dari H Ma’soem sebagai penerus Al Ma’soem grup datang langsung ke panti dhuafa menyerahkan bantuan uang serta bingkisan.

Sekaligus, mendoakan keluarga besar Al Ma’soem yang telah kembali ke rahmatullah.

“Tidak kurang 500 orang kaum dhuafa dari 13 panti asuhan, rumah yatim dan panti jompo menerima bantuan berupa uang tunai dan bingkisan,” ungkapnya.

Bantuan tersebut dari keturunan Bapak/Ibu H Ma’soem yakni H Koko Tahkik Masoem, H Entang Rosadi Ma’soem dan H Ceppy Nasahi Ma’soem beserta para cucu Bapak/Ibu H Masoem.

Diantaranya, Hj Yena Iskanndar Ma’soem, Iqbal Rallie Iskadar Masoem dan Tonton Taufik Rachman.

Pemberian bantuan secara serentak dilaksanakan selepas salat Jumat pada 5 Juni 2020.

Penerima bantuan tersebut seperti di wilayah Cicalengka, Rancaekek, Talun, Abdi Negara, Majalaya (Kabupaten Bandung), Cimanggung, Jatinangor (Kabupaten Sumedang) serta Ujungberung (Kota Bandung).(nto)

Loading...

loading...

Feeds