Pelebaran Jalan Cempakamekar Memaksa Sekolah Dibongkar, DPRD KBB Minta PT Danwoo Hentikan Proyek

Anggota Komisi III DPRD KBB Deni Setiawan

Anggota Komisi III DPRD KBB Deni Setiawan

POJOKBANDUNG.com, PADALARANG – Anggota Komisi III DPRD KBB, Deni Setiawan meminta PT Danwoo untuk menghentikan proyek pelebaran jalan di Campakamekar, Kecamatan Padalarang.


Pasalnya, pelebaran jalan tersebut harus terlebih dahulu memperhatikan dampak lingkungan dan dampak sosial kepada masyarakat setempat.

BACA JUGA: Wow! Fasilitas Covid-19 RSUD Cikalong Wetan Sekelas RSHS Bandung, Tersedia 42 Bed Ruang Isolasi

Deni menjelaskan, berdasarkan sidak yang dilakukan komisi III DPRD KBB, ditemukan fakta bahwa pembangunan tersebut berdampak terhadap lingkungan dikeluhkan masyarakat.

“Sebelum proyek pelebaran jalan dikerjakan, kawasan tersebut rawan terjadi banjir,apalagi sudah ada kegiatan proyek pembuatan underpas dan jalan,”kata Deni saat ditemui, Selasa (6/2/2020).

Ia menambahkan, keberadaan proyek tersebut juga berdampak pada sarana pendidikan yang ada. Oleh karena itu, pihaknya mendorong agar PT Danwoo mengkaji dampak sosial yang ditimbulkan.

“Dengan pelebaran jalan tersebut, salah satu sekolah terimbas dan harus dibongkar,”katanya.

Sementara itu, masyarakat setempat mengeluhkan aktivitas kendaraan yang mencapai 20 sampai 30 mobil besar setiap hari.

“Getaran dari kendaraan besar yang lalu lalang dengan jumlah yang cukup banyak, berdampak kepada masyarakat,” katanya.

Deni menegaskan, Komisi III DPRD KBB merekomendasikan proyek pelebaran jalan dan pembuatan underpass di kawasan desa Campakamekar, Kecamatan Padalarang sementara waktu dihentikan.

“Kita rekomendasikan agar dihentikan sementara, sampai seluruh proses ditempuh, termasuk menyikapi keluhan masyarakat,”pungkasnya.

(kro/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds