Rumah Ibadah Akan Dibuka Kembali, Kewenangan Ada di Lurah dan Camat

Ribuan umat muslim melaksanakan Salat Tarawih perdana di Masjid Raya Bandung,  Jalan Dalem Kaum,  Rabu (16/5). Kementrian Agama melalui sidang isbat telah menetapkan awal Ramadhan 1439 H jatuh pada Kamis (17/5).Foto: Riana Setiawan/Radar Bandung

Ribuan umat muslim melaksanakan Salat Tarawih perdana di Masjid Raya Bandung, Jalan Dalem Kaum, Rabu (16/5). Kementrian Agama melalui sidang isbat telah menetapkan awal Ramadhan 1439 H jatuh pada Kamis (17/5).Foto: Riana Setiawan/Radar Bandung

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Menteri Agama Fachrul Razi segera menerbitkan surat edaran terkait rencana memfungsikan atau membuka kembali rumah ibadah.


“Kami merencanakan terbit, Jumat sore,” kata Fachrul, Kamis (28/5/2020).

Fachrul akan melibatkan pemerintah daerah, mulai dari level gubernur, wali kota, bupati hingga camat dan lurah dalam memutuskan rencana pembukaan kembali rumah ibadah.

BACA JUGA: PSBB Jabar Diperpanjang, New Normal Disesuaikan Level Kewaspadaan

“Kenapa? Karena selama ini banyak sekali yang komplain, dibilang tidak adil. Masak enggak boleh salat berjamaah? Sehingga, kami berpikir mungkin adil jika kewenangan itu diberikan sampai tingkat camat dan kepala desa,” kata purnawirawan jenderal TNI Angkatan Darat ini.

Fachrul Razi mengatakan, pembukaan kembali rumah ibadah harus mendapat rekomendasi dari camat, bupati, atau wali kota setempat sesuai level rumah ibadah tersebut.

Syarat pemberian izin juga harus berdasarkan analisis yang matang terkait tingkat penyebaran Covid-19 di wilayah masing-masing. “Pokoknya, protokol kesehatan yang ketat akan kami tekankan sangat,” tandas Fachrul.

(bbs)

Loading...

loading...

Feeds

Grab Lebih Baik Patuhi Putusan KPPU

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Grab disarankan berjiwa besar dan bayar denda yang diputuskan oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) sebesar Rp …