Bansos Turun ke Jabar Terlambat, Menteri Muhadjir Cek ke KBB

POJOKBANDUNG.com, CIKALONG WETAN – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjadi salah satu daerah yang terlambat mendistribusikan bantuan sosial (bansos) dari pemerintah pusat kepada masyarakat.


Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, saat meninjau distribusi bantuan di Desa Mandala Mukti, Kecamatan Cikalong Wetan Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat (29/5/2020).

Ia mengatakan, seharusnya bantuan sosial tersebut sampai kepada masyarakat sebelum hari raya idul fitri. Bahkan saat pelaksanaan ibadah puasa, bantuan baru disalurkan 27 persen.

“Kalau sekarang udah 80 persen penyalurannya kata pa Gubernur (Ridwan Kamil),”katanya.

Ia menambahkan, pemerintah pusat memastikan masyarakat yang belum tersentuh bantuan masih mempunyai kesempatan. Dengan catatan masyarakat penerima manfaat memenuhi syarat.

“Insyaallah pemerintah akan tetap berikan bantuan sesuai skema yang ada,”katanya.

Proses pendataan penerima bansos, kata Muhadjir, dilakukan oleh RT/RW terhadap masyarakat yang memenuhi kriteria penerima. Selanjutnya, data tersebut dipermanenkan dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Tetapi untuk mereka yang terdampak dan dianggap sudah bisa pulih ketika pemulihan ekonomi terjadi, nanti mereka akan berhenti diberi bantuan sampai bulan Desember,” katanya.

Sementara itu, Menteri Sosial, Juliari Batubara mengaku, penyaluran bantuan sosial bagi warga terdampak COVID-19 sempat menemui kendala terutama akurasi data.

“Kendala itu hanya terjadi di awal proses pendistribusian saja, dan berkat koordinasi yang baik antara pusat dan daerah, provinsi dan kabupaten/kota, penyaluran bantuan kali ini jauh semakin baik,”katanya.

(kro/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds

Grab Lebih Baik Patuhi Putusan KPPU

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Grab disarankan berjiwa besar dan bayar denda yang diputuskan oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) sebesar Rp …