Cie…Cie! Moment Terindah Bupati Umbara dan Wabup Hengki Saat Bukber

IST

IST

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Kepala daerah kerap menjadi sasaran empuk serangan politik adu domba dengan isu ketidakharmonisan antara bupati dan Wabup. Seperti yang dialami Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna dengan wakilnya Hengki Kurniawan.


Karena kesibukan kerja mereka, membuat keduanya tampak jalan masing-masing. Mereka pun mulai menyadari telah dianggap bersebrangan dengan visi dan misi AKUR.

Untuk menampik tudingan itu, Aa Umbara dan Hengki Kurniawan menangkap moment Ramadan sebagai penggugur isu ketidakharmonisan. Jargon Lumpaaat AKUR pun harus diterapkan, salah satunya buka puasa bersama (Bukber) dengan keluarga.

Umbara membuktikan momentum bulan ramadahan tidak disia-siakan bagi keluarganya untuk bersilaturahmi dengan Wakil Bupati Hengki Kurniawan.

“Ya saya, kemarin buka puasa bareng Hengki didampingi ibu Yuyun dan ibu Sonya Fatmala di Masone Pine Kota Baru Parahyangan,” ucap Umbara di Ngamprah, Selasa (18/5/2020).

Umbara mengungkapkan, hubungan dirinya dengan Hengki tidak ada masalah dan baik-baik saja, tetapi dengan kesibukan masing-masing dalam menjalankan tugas penanganan fokus Covid-19 di KBB menjadi seolah tak akur.

“Padahal, saya sama Hengki tidak ada masalah, mungkin yang membuat opini ini menjadi ada masalah sama Hengki,” kata Umbara

Ditempat yang berbeda politikus dari partai Nasdem Didin Rachmat mengatakan, selama ini hubungan Aa dan Hengki sangat hangat. Mungkin ada pihak yang mengisukan saja bahwa hubungan mereka tidak sejalan dan dibesar-besarkan.

“Kalau kita lihat selama ini Bupati dan Wakil sibuk fokus ke Covid-19, dan itu juga sesuai peran masing-masing tidak ada kubu-kubuan. Artinya, saya menyambut baik pertemuan kemarin dan memang harus seperti pasangan suami istri,” tandasnya.

Meskipun sekarang Hengki sudah berlabuh ke PDIP tidak ada masalah, kata dia, hal itu sudah biasa di politik seperti itu. Jangan munculkan Pilkada, karena masih jauh untuk dibicarakan. Yang penting untuk hari ini dan kedepannya fokus program AKUR.

“Tuntaskan program AKUR bekerja sama yang baik, semoga lancar dan hari ini kita fokus bagaimana cara memutus mata rantai Covid-19 di Bandung Barat,” tambahnya.

Anggota Fraksi PKS Bagja Setiawan merespon pertemuan para pucuk pimpinan.

Ia mengatakan, kabar buka bersama Bupati dengan Wabup dirinya tidak tahu. Malahan tahu dari media, di satu sisi ini awal baik bagi partai pengusung.

Bagja mengaku, konteks buka bersama tidak tahu persis apa yang dibicarakan oleh bupati dan wakil. Kalau pembicaran rekonsiliasi, pihaknya mendukung untuk program AKUR sampai tuntas.

“Jikalau pembicaran membahas rekonsiliasi progran AKUR. Ya wajib menjaga efektivitas pemerintahan sekaligus stabilitas dalam menjalankan roda pemerintahan,” tandasnya.

Selama ini, kata Bagja, kontek Aa dan Hengki itu satu paket yang diusung koalisi partai NasDem, PKS, PAN, Demokrat dan PKPI di Pilkada 2018. Artinya roda pemrintahan  harus bersama-sama dan dipertanggungjawabkan.

Diketahui belakangan ini muncul ketidakharmonisan antar bupati dan wakilnya, itu yang disayangkan oleh rekan-rekan partai pengusung.

“Masih banyak PR serta  janji politik yang belum tererealisaai, kami berharap Aa dan Hengki Fokus tuntaskan program Akur satu periode,” imbuhnya.

Seandainya, Aa beserta Hengki bersama lagi, Partai kuoalisi akan adakan syukuran (bikin nasi tumpeng) dan itu yang diinginkan masyarakat Bandung Barat hari ini.

 

(apt)

Loading...

loading...

Feeds