PSBB Tak Berlaku di KBB, Pasar Tagog Padalarang Penuh Sesak Warga yang Belanja

Suasana Pasar Tagog

Suasana Pasar Tagog

POJOKBANDUNG.com, PADALARANG – Mendekati Hari Raya Idul Fitri, pasar tradisional di Kab. Bandung Barat (KBB) diserbu masyarakat di tengah pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).


Pantauan Pojokbandung di Pasar Tagog Padalarang, warga menyerbu pasar tersebut, banyak di antaranya tidak lagi terlalu mengindahkan physical distancing, sebagian lainnya tidak mengenakan masker.

Salah seorang pembeli asal Cikalong Wetan, Erwin (47) mengaku ia sengaja datang ke pasar bersama istrinya untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari menjelang Idul Fitri.

“Saya ke sini (pasar) untuk berbelanja kebutuhan pokok,” katanya saat diwawancarai Pojokbandung, di Pasar Tagog, Padalarang, Senin (18/5/2020).

Ia mengakui, khawatir terpapar virus Covid-19 karena tidak ada jaga jarak ketika bertransaksi di pasar. “Yang penting kan pakai masker dan menjaga kebersihan secara pribadi,” ucapnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang, Ade (58) menyebut, keramaian pengunjung di Pasar Tagog, Padalarang baru terjadi sepekan terakhir. Sebelumnya, pembeli cenderung sepi.

“Biasanya sepi, apalagi waktu PSBB kemarin berjualan ada jam beroperasi jadi tidak sampai sore,” imbuhnya.

Ade mengutarakan, ia terpaksa berdagang karena terdesak kebutuhan hidup sehari-hari yang harus ia penuhi. Apalagi, kondisi ekonomi di tengah pandemi semakin lesu.

“Bukan tidak takut Covid-19, ini kan kebutuhan untuk hidup (berdagang) saya, untung sekarang agak ramai,” ucapnya.

Sedangkan salah seorang petugas parkir, Ramdani (63) menyebut, lonjakan pengunjung pasar terjadi sejak Rabu pekan lalu.

Sebagaimana diketahui, PSBB tingkat Provinsi tengah diterapkan di KBB sejak 6 Mei lalu dan baru akan berakhir pada 19 Mei 2020, melanjutkan PSBB Bandung Raya. PSBB di KBB berlaku di 7 kecamatan dan 13 desa, termasuk salah satunya Padalarang.

(kro/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds