Viral! YouTuber Ferdian Paleka Dipaksa Masuk Tong Sampah oleh Para Tahanan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – YouTuber pembuat video Prank “makanan” sampah dan batu, Ferdian Paleka, M. Aidil Fitrisyah dan Tubagus Fahddinar diduga mendapat aksi perundungan dari tahanan lain setelah mereka ditangkap, Jumat (8/5/2020).


Kejadian ini terekam video yang kini viral di media sosial, Sabtu (9/5).

Ferdian Paleka dalam video yang beredar tampak telanjang dada dengan kepala plontos. Tampak ia mengikuti perintah dari tahanan lain, seperti push up hingga masuk ke dalam tong sampah.

Sesekali ia meringis, tak sedikit pula tahanan yang mengamati. Sementara yang lain meneriaki Ferdian cs dengan nada sindirin terkait konten yang dibuatnya.

Dalam video, tampak Ferdian Paleka melakukan push up dengan salah satu rekannya. Matanya berkaca-kaca dan wajahnya memelas dikelilingi tahanan lain yang mengamati dan sesekali melakukan kontak fisik.

“Cik ngomong abdi jelema belegug kituh (coba bilang saya orang bodoh),” terdengar suara seorang pria dalam video itu.

“Abdi jelema belegug (saya orang bodoh),” kata Ferdian menirukan.

Dalam video lain, Ferdian yang sedang duduk memegang gelas air mineral tampak diminta berdiri dan masuk ke sebuah tempat sampah berwarna kuning, sambil disuruh ngevlog ala prank yang pernah dibuatnya.

“Ngomong halo gais, dong!”, kata salah seorang dalam video itu.

Video ini mengundang reaksi netizen. Ada sebagian yang bereuforia, tapi tak sedikit pula yang menyatakan simpati dan berharap kejadian ini bisa jadi pelajaran bagi Ferdian Paleka cs. Berikut di antaranya komentar netizen:

“Apapun yg dilakukan Pasti dpet blsn di dlm lapas… Jagn digituin donkkk kasiannnnn ….tapi boooooooo’ong xixixi,” ucap pemilik akun Facebook Maey B.

“Gara2 kasus sembako sampah jadi di bui abi mah karunya baraya kamaneh na ….. Tapi bohooong,” tulis @Wawan.

“Orang so gitu mah ngehina orang miskin, miskin blm tentu hina, kaya blm tentu terhormat,” tulis @Hanuny.

“Karma is reall wkwk,” ucap pemilik akun Jamaludin R

Netizen yang memberi simpati;

“kedah na tong d video hawatos ka keluarga na terutami orang tua na, (seharusnya jangan di video, prihatin ke keluarganya, terutama orangtuanya,” komentar @Rhenia.

“Tos ah jd karunya ayenamah (sudah ah jadi kasihan sekarang mah), ” tulis @Mmh Rara.

 “Secara pribadi …kasian siih,” [email protected] Lastri

“kenakalan remaja ya wajar toh nggk sampe merugikan orang lain ,nggk gitu juga ngehukum nya,” kata @Sheti Nur

“Seharus nya jgn trllu brlbhn cukup dgn d penjara z sdh cukup ko gk prlu d prmalukan lbh sprti itu….. Klw udh gini ksian jga,,, tp ini lah salah satu dr ulah nya hrus d pertnggungjwbkn,,,,, Dr awal hrusnya minta maaf jgn mlh kaburrr2n,” ucap pemilik akun Facebook Cucu Nur.

“Sy ngdukung ferdian faleka,, jngn main siksa aja,,, orang cuman ngfrank,, knapa harus di pnjara,, ga adil kasian lepasin aja ferdian,,,,,,,” ujar @endang.

“Sy juga benci bgt pas liat aksinya di youtube. Tapi sekarang liat vidionya yang di bully d rutan saya ga tega bgt,” ucap @Puji Rahayu

Netizen berharap kejadian ini bisa dijadikan pelajaran bagi Ferdian Paleka cs;

“Tapi,kalo liat attitude dia yg buruk di bbrapa konten video nya,cuma berharap semoga apa yang dia alami menjadi pelajaran.semoga kedepan nya produktif dengan konten konten yg positif,”

“Kudu jera ker contoh ker pelajaran kanu lainna, (Harus jera, buat contoh pelajaran untuk yang lain)” tulis @Yandi Rust.

“Bae ath (biarkan),, biar ngersain,d prenk sama tahanan,,,pelajaran berharga,,biar kedepan nya jadi orang baik..,” tulis @hidayatajang.

“Klo saya sih bgus bwt mnimbulkn efek jera tapi klo di lihat dari apa yg dia perbuat agak sedikit kasian tapi ya sudah lah ini bwt plajaran klo becanda ya mbok kira2….,” [email protected]

“Hikmah nya pelajaran buat kita.. Jangan seperti dia. Dia menanam dia menuai,” ucap Adi P.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Ulung Sampurna Jaya membenarkan peristiwa yang terekam video itu.

Menurutnya, kejadian yang menimpa Ferdian Paleka cs sebagai ekspresi ketidaksukaan tahanan lain kepada mereka yang sudah membuat prank video makanan berisi sampah dan batu.

“Video viral di dalam tahanan memang benar,” ujar Ulung di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Sabtu (9/5/2020).

“Itu terjadi karena tahanan tidak suka terhadap kelompok ini karena memberikan bantuan berisi sampah. Mereka tidak suka sehingga tahanan ini melakukan pembully-an kepada Ferdian dan temannya,” jelas Ulung.

Sebelumnya, Ferdian Paleka telah meminta maaf kepada publik atas ulahnya membuat video prank makanan berisi sampah dan batu, khususnya kepada transgender yang menjadi korban.

Dalam pemeriksaan di Mapolrestabes Bandung, Ferdian mengaku langsung memutuskan melarikan diri karena merasa takut setelah kasusnya mencuat.

“Saya minta maaf untuk seluruh rakyat Indonesia, terutama rakyat Kota Bandung dan transpuan yang telah saya prank, dengan ngasih sembako isi sampah saya sangat menyesal atas kelakuan saya, semoga saya dimaafkan,” kata Ferdian dengan sorot mata yang berkaca-kaca di Mapolrestabes Bandung, Jumat (8/5).

(ysf)

 

 

Loading...

loading...

Feeds

Bakal Punya Wadah Industri Kreatif

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Wakil Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan bertekad mewujudkan industri kreatif milenial. Gagasan itu rupanya tak main-main. Upaya …

Gandeng LBH Gerakan Pemuda Anshor

POJOKBANDUNG.com, CIMANGGUNG – Untuk melindungi warga karang taruna dan masyarakat Cimanggung yang berurusan dengan masalah hukum, Forum Pengurus Karang Taruna …