BPJAMSOSTEK Raih Medali Perunggu Kategori Laporan Terbaik Sektor Publik di ASRA 2020

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK menyabet Bronze Medal atau medali perunggu dalam kategori Laporan Terbaik Sektor Publik dalam gelaran Asia Sustainability Reporting Awards (ASRA), yakni ajang penghargaan bergengsi untuk pembuatan laporan keberlanjutan bagi lembaga dan perusahaan.


Direktur Keuangan BPJAMSOSTEK, Evi Afiatin mengungkapkan kebanggaan atas prestasi tersebut. Terlebih, tahun lalu langkah mereka terhenti sampai di final.

“Tahun lalu kami masuk sebagai finalis pada ajang ASRA ini, Alhamdulillah tahun ini meraih Bronze Medal untuk kategori Best Sustainability Report for Public Sector. Ini capaian membanggakan bagi kami dan buah manis kerja keras tim lintas direktorat,” ucap Evi.

“Meskipun belum diwajibkan oleh regulator, dalam dua tahun terakhir ini kami membentuk tim yang berdedikasi untuk mempersiapkan laporan terintegrasi berkelanjutan dan mengikuti ajang penghargaan ASRA sebagai bagian dari proses feed back bagi kami,” Evi melanjutkan.

“Kami mengadopsi framework Integraterd Report yang dikeluarkan IIRC dan framework yang dikeluarkan GRI (Global Reporting Initiatives). Bagi kami pembuatan laporan ini merupakan sebuah perjalanan dari ketidaksempurnaan yang berproses untuk terus mengalami perbaikan. Diawali dengan connecting the dots dari yang sudah ada, kami harapkan untuk laporan tahun 2020 merupakan satu kesatuan antara strategi institusi, rencana kerja dan kinerja keberlanjutan,” ungkap Evi.

Ia menjelaskan, BPJAMSOSTEK memiliki komitmen mendukung pemerintah mencapai target pembangunan berkelanjutan (SDGs) melalui sejumlah program kerja. Antara lain berkontribusi dalam pengurangan kemiskinan lewat program jaminan sosial ketenagakerjaan, serta mengadakan program return to work yang membantu pekerja yang mengalami cacat karena kecelakaan kerja. Sejak diluncurkan pada 2016, program itu telah diikuti 880 pekerja dengan 743 peserta berhasil kembali bekerja.

“Kami juga mendukung kesehatan masyarakat yang berkualitas lewat program promotive dan preventive dengan anggaran yang terus kami tingkatkan, di mana tahun 2020 ini kami alokasikan sekitar Rp20 miliar, serta mendukung pendidikan yang berkualitas lewat program training vokasi untuk para karyawan ter-PHK dengan anggaran tahun 2020 sekitar Rp260 miliar,” kata Evi.

Pemenang ditentukan dari seleksi ketat 461 laporan dan 16 negara se-Asia. Seleksi lanjutan menentukan 80 besar dari 13 negara dan memperebutkan total 19 kategori penghargaan.

Seluruh rangkaian kegiatan ASRA dilakukan secara virtual akibat dampak pandemi Covid-19. Acara dihadiri oleh lebih dari 200 pemimpin perusahaan atau lembaga, pakar dan praktisi bidang Sustainability Report, akademisi, kedutaan besar, serta asosiasi pengusaha.

Loading...

loading...

Feeds