Hindari Kontak Fisik, Kegiatan Lapak Asik Dapat Apresiasi Peserta

PELAYANAN: Pelayanan Tanpa Kontak Fisik (Lapak Asik) diapresiasi peserta karena mempermudah melakukan proses klaim dan membantu pemerintah memutus penyebaran Covid-19.

PELAYANAN: Pelayanan Tanpa Kontak Fisik (Lapak Asik) diapresiasi peserta karena mempermudah melakukan proses klaim dan membantu pemerintah memutus penyebaran Covid-19.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kegiatan Lapak Asik (Pelayanan Tanpa Kontak Fisik) yang dilaksanakan BP JAMSOSTEK sudah terlaksana kurang lebih tiga pekan. Hal tersebut merupakan inovasi bentuk Layanan yang berlangsung semenjak wabah Covid-19 terjadi.


Sistem pelayanannya tidak melakukan kontak fisik kepada peserta seperti sistem pelayanan sebelumnya dilakukan untuk memutus mata rantai dari penyebaran virus asal Wuhan, China tersebut.

Deputi Direktur BP JAMSOSTEK Jawa Barat, M Yamin Pahlevi menyampaikan, mekanisme Lapak Asik meliputi peserta akan melakukan pengambilan nomor antrean secara online melalui kanal resmi.

“Jadi setiap peserta yang hendak melakukan klaim pencairan akan diarahkan untuk mengambil antrean di web resmi kita yaitu di https://antrian.bpjsketenagakerjan.go.id sehingga peserta dapat memilih tanggal dan waktu yang peserta inginkan. Setelah mendapatkan nomor antrean, maka petugas kami akan menelpon peserta tersebut untuk diarahkan melakukan upload berkas yang dibutuhkan,” kata Yamin, kemarin.

Sementara itu, sambung dia, bagi peserta yang gagal melakukan upload bisa datang ke kantor sesuai dengan jadwal antrean untuk memasukkan berkas kedalam drop box yang telah disediakan. Lalu, peserta menunggu dihubungi petugas untuk dilakukan verifikasi berkas melalui video call.

Yamin mengatakan, karyawan BP JAMSOSTEK telah menerapkan work from home bagi sebagian karyawan dan akan dilaksanakan secara bergilir selama 16 hari. Pemberlakuan work from home juga tidak mengahalangi kinerja kantor khususnya bagian pelayanan, dikarenakan semua komunikasi dengan para peserta dilakukan secara virtual melalui video call dan email.

“Ternyata dapat apresiasi baik dari para peserta. Saat petugas kita sedang melakukan konfirmasi berkas kepada peserta melalui layanan video call mendapatkan testimoni terkait layanan Lapak Asik tersebut, peserta menyampaikan bahwa dengan adanya Lapak Asik sangat membantu dan waktu bisa dengan mudah untuk melakukan proses klaim,” paparnya.

Yamin menambahkan, dengan adanya Lapak Asik pihaknya turut mendukung upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dan semua hak para peserta dapat tersampaikan dengan baik dan tepat sasaran.

(arh)

 

 

Loading...

loading...

Feeds

Ada Efek Pegal-pegal dan Ngantuk

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Setelah disuntik vaksin, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana tidak berencana melakukan kegiatan yang terlalu berat. “Setelah …

Dinas Lingkungan Hidup Usulkan Perda TPU

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  mengusulkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Tempat Pemakaman Umum (TPU) …

Pemkab Belum Ada Rencana Perbaikan

POJOKBANDUNG.com, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, belum ada rencana untuk memperbaiki bangunan sekolah rusak yang terdampak banjir. Kepala Dinas …

Jembatan Cisokan Tak Kunjung Diperbaiki

POJOKBANDUNG.com, CIANJUR – Sebuah jembatan yang menghubungkan Desa Cibanggala dengan pusat pemerintahan Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur ambruk diterjang air Sungai …

Dua Orang Tersangka Masih Buron

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Polres Cimahi menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam bentrokan antar geng motor yang terjadi di Jalan Raya …

Kades Merem Melek, Takut Jarum Suntik

POJOKBANDUNG.com, TANJUNGSARI  – Lantaran belum pernah merasakan disuntik sejak 58 tahun. Kepala Desa Kutamandiri Caca Suryana menutup wajahnya dengan menggunakan …

147 Orang Akan di Test Swab

POJOKBANDUNG.com, PARONGPONG – Berdasarkan hasil tracing Puskesmas Ciwaruga terhadap kontak erat jamaah ziarah yang terpapar COVID-19 di Kampung Pangkalan RW …

Harapan Ekonomi di Tangan Petani

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Ditengah situasi pandemi Covid 19, program 5.000 petani milenial yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan …