Tanggap Corona, Al Ma’soem Bantu Pedagang dan Karyawan

Yayasan Al Ma'soem salurkan bantuan untuk warga terdampak virus Corona.

Yayasan Al Ma'soem salurkan bantuan untuk warga terdampak virus Corona.

POJOKBANDUNG.com, CILEUNYI-Wabah virus Copid-19 atau corona berdampak serius pada sektor pendidikan di seantero negeri. Demi menekan penyebaran virus mematikan itu, lembaga-lembaga
pendidikan pun menghentikan sementara aktivitasnya di sekolah maupun kampus. Seperti halnya Yayasan Al Ma’soem yang meliburkan kegiatann perkuliahan dan kegiatan belajar mengajar (KBM) para
siswa dan gurunya. Meski diliburkan, Yayasan Al Ma’soem Bandung tetap menjalankan aktivitas KBM secara daring. Bahkan, Al Ma’soem juga turut membantu meringankan pedagang dan tukang ojeg, tukang
becak di sekitaran kampus untuk diberikan bantuan sembako.


“Ya aksi pertama yang dilakukan Al Ma’soem yakni memberikan bantuan sembako kepada 38 pedagang kantin di lingkungan Al Ma’soem. Juga karyawan lepas laundry dan catering sebanyak 36 orang. Kalau
pemerintah baru rencana, kita sudah melaksanakan itu. Ya sekedar meringankan beban mereka yang sehari hari penghasilannya berkurang karena efek lockdown,” ujar Direktur Yayasan Al Ma’soem Bandung
Drs Asep Sujana MM kepada wartawan, Selasa (7/4).

Asep menyebutkan, khusus pembelajaran di kampus, ada yang memakai aplikasi zoom meeting, voice mail, google clasroom, dan media daring lainnya. Sedangkan untuk SMP dan SMA sudah
melaksanakan pra US SMP secara daring.

“Kalau SMA sudah melaksanakan USBN yang diganti portopolio dan nilai rapot dari semester 5,” papar Asep.

Sementara untuk yang kelas 7dan 8 diberikan tugas secara online. Tekniknya guru memberikan tugas ke orang tua kemudian orang tua memberikan tugas ke siswanya langsung. Sehingga ada pemantauan
dari orang tuanya masing-masing.

“Teknis pengumpulan tugasnya ada yang pake email, WA dan sengaja difoto lalu dikirim via Wa atau email, tidak langsung fisik tugasnya. Rata rata mereka kirim lewat email,” jelasnya.

Untuk memastikan di kampus steril dari wabah corona, selama libur, area kampus dilakukan penyemprotan disinfektan kerja sama dengan pihak luar. Kemudian pihak yayasan juga menyediakan sanitizer dan
pengecekan suhu tubuh kepada setiap tamu yang datang ke Al Ma’soem dan wajib menggunakan masker.

“Penyemprotan Disinfektan ada organisasi yang memberikan jasa itu. Kita masih dilayani oleh lembaga itu. Dan oleh pihak kecamatan Jatinangor juga ada,” imbuhnya.

Untuk mengantisipasi kejenuhan, lanjut Asep, khusus untuk siswa SD dan SMP SMA tidak hanya materi akademik tapi kecakapan khusus. Seperti belajar membersihkan rumah, membantu tugas pekerjaan
orang tua, mengajari keluarga cuci tangan yang baik dan shalat lima waktu berjamaah dengan keluarga.

“Yang paling menarik kecakapan khusus seperti bekerja di rumah, shalat berjamaah, dan mengedukasi keluarga hidup bersih dan sehat. Juga anak anak belajar mengajarkan pembuatan hand sanitizer dari
sereh dan lidah buaya,” pungkasnya. (nto)

Loading...

loading...

Feeds

Gubernur Jabar Siap Divaksin Covid-19

Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jabar menyatakan kesiapan menjadi relawan uji klinis vaksin COVID-19 …