Klinik di Cimahi Terbantu Antrean Online dan Kontak Tidak Langsung di Masa Pandemi Covid-19

POJOKBANDUNG.coim, CIMAHI – Seiring dengan semakin meningkatnya jumlah kasus positif terinfeksi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Indonesia, maka diperlukan antisipasi pencegahan penularan langsung khususnya di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Himbauan pemerintah mengenai social distancing membuat banyak FKTP bergerak untuk memberikan pelayanan prima dengan tetap memperhatikan kebijakan social distancing.


Salah satu klinik yang turut mendukung kebijakan tersebut adalah Klinik Dr. Nur di Kota Cimahi yang merupakan salah satu FKTP mitra BPJS Kesehatan Cabang Cimahi yang sejak bulan Maret 2020 telah menerapkan antrean elektronik yang terhubung ke aplikasi Mobile JKN milik BPJS Kesehatan. Penanggungjawab Klinik, Uli mengatakan bahwa dengan menggunakan antrean elektronik di Mobile JKN, saat ini peserta JKN-KIS tidak harus menumpuk di klinik untuk menunggu antrean pelayanan kesehatan yang tentunya dapat meningkatkan resiko penyebaran Covid-19.

“Dengan antrean elektronik di Mobile JKN, tentunya peserta bisa mendapatkan kepastian waktu layanan saat ingin berobat ke fasilitas kesehatan. Selain itu sebagai bentuk komitmen kami untuk senantiasa menjaga mutu dan kualitas kontak dengan peserta JKN agar tetap terlayani tanpa harus datang ke klinik, kami juga membuka layanan konsultasi dengan dokter melalui media pesanWhatsapp,” ujar Uli.

Lebih lanjut Uli menjelaskan bahwa layanan konsultasi melalui media pesan Whatsapp ini telah diinformasikan secara masif kepada peserta.

“Ya kami mengumumkan layanan konsultasi via whatsapp ini kepada peserta dan mendapat respon yang sangat baik. Hal ini tentunya sejalan dengan kebijakan social distancing dan pelayanan kepada peserta JKN-KIS tanpa harus melakukan kontak fisik di klinik kami. Namun untuk kondisi yang bersifat darurat dan atau memerlulan pemeriksaan lebih lanjut tentunya akan tetap dilayani,” ujar Uli.

Ditemui terpisah, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cimahi, Sri Wahyuningsih memberikan apresiasinya terhadap pelayanan di Klinik Dr. Nur, sekaligus menghimbau untuk tetap dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada peserta JKN-KIS di tengah kondisi pandemi Covid-19 dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

Sri menambahkan bahwa antrean elektronik dapat digunakan fasilitas kesehatan untuk meminimalisir kerumunan peserta yang menunggu antrian pelayanan sehingga diharapkan dapat mengurangi resiko penularan Virus Covid-19.

“Kami sangat mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan oleh Klinik Dr. Nur dan juga faskes lain yang telah mengimplementasikan antrean elektronik melalui aplikasi Mobile JKN. Antrean elektronik ini sangat penting untuk diterapkan supaya semuanya baik tenaga kesehatan maupun peserta merasa aman dan nyaman. Faskes tetap dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada peserta dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, dan tentu saja peserta juga merasa dilayani dengan baik,” jelas Sri.

Dirinya menambahkan, pelayanan tidak langsung melalui media pesan whatsapp juga menjadi salah satu upaya untuk mencegah dan mengurangi penyebaran virus Covid-19.

“Bersama dengan seluruh fasilitas kesehatan, kami terus berupaya memberikan layanan yang terbaik bagi peserta JKN-KIS yang ingin mengakses pelayanan kesehatan. Sebelum datang ke faskes, peserta bisa melakukan kontak tidak langsung melalui whatsapp untuk berkonsultasi terlebih dulu seperti yang telah dilakukan di Klinik ini. Harapan kami wabah pandemi ini dapat segera berakhir, oleh karenanya seluruh pihak harus mendukung dan melakukan upaya-upaya protokol kesehatan seperti yang telah ditetapkan pemerintah. Stay safe, stay healthy, stay at home,” tutupnya.

(dh)

Loading...

loading...

Feeds