Jalur Cijamil Butuh Perbaikan

Petugas mengevakuasi satu unit kendaraan truk yang mengalami kecelakaan lalulintas di Kampung Cijamil, Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (19/3).

Petugas mengevakuasi satu unit kendaraan truk yang mengalami kecelakaan lalulintas di Kampung Cijamil, Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (19/3).

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Akibat mengalami rem blong, truk bermuatan pupuk dengan Nopol B 9013 TN, menghantam tiga motor dan satu unit mobil di Kp. Cijamil Rt 03 Rw 08 Desa Ngamprah, Kecamatan Ngamprah. Akibatnya, dua orang tewas dan tiga orang lainnya mengalami luka.


KBO Lantas Polres Cimahi, Iptu Duddy Iskandar menjelaskan, kejadian tersebut berawal saat mobil Mitsubishi Colt Diesel bermuatan pupuk tersebut melaju dari arah Cisarua menuju Jakarta sekitar pukul 12.40 Wib. Pada saat 500 meter sebelum TKP, mobil telah kehilangan kendali yang menyebabkan menghantam tiga motor dan satu kendaraan roda empat

“Semua korban termasuk yang meninggal dunia sudah dibawa ke Rumah Sakit Cahya Kawaluyaan Kotabaru Parahyangan,” kata Dudy.

Sementara itu, pemilik mobil Isuzu Panther, Yudi Susanto mengatakan, mobil miliknya tersebut tengah parkir di bahu jalan. Namun tiba-tiba terdengar suara keras, setelah dilihat mobil truk tersebut sudah terbalik.

“Saya di dalam rumah terdengar suara benturan, pas ke luar ternyata mobil saya udah tertabrak truk,” jelasnya.

Yudi mengaku, kedua putrinya nyaris menjadi korban tabrakan tersebut. Pasalnya, keduanya tengah berada di luar saat bermain.

“Itukan beberapa meter dari rumah saya,” katanya.

Ditemui di tempat yang sama, warga setempat, Deni (57) mengatakan, beberapa waktu lalu di jalan tersebut juga pernah terjadi kejadian serupa yang menyebabkan korban meninggal dunia.

“Ini kan jalannya curam dan lurus, sering yang rem blong seperti ini,” katanya.

Ia berharap, pihak terkait khususnya Pemkab Bandung Barat untuk memberikan rambu-rambu atau membuat jalur baru agar tidak terjadi kejadian serupa.

“Kalau gak diperlebar, harusnya bikin jalur baru, kami merasa was was karena kejadian ini sering terjadi,” harapnya.

(kro/c)

Loading...

loading...

Feeds