Intelejen Gadungan Diringkus

Petugas kepolisian saat memperlihatkan bukti penipuan oleh intelejen gadungan di Mapolsek Ibun, Kabupaten Bandung, Selasa (17/3/2020). (Fikriya Zulfah/Radar Bandung)

Petugas kepolisian saat memperlihatkan bukti penipuan oleh intelejen gadungan di Mapolsek Ibun, Kabupaten Bandung, Selasa (17/3/2020). (Fikriya Zulfah/Radar Bandung)

POJOKBANDUNG.com, IBUN – Intelejen gadungan yang melakukan penipuam dan penggelapan sepeda motor, berhasil diringkus oleh anggota kepolisiaan Polsek Ibun.


Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan melalui Kapolsek Ibun, Iptu Carsono mengungkapkan bahwa IS alias Beben akhirnya mengakui perbuatannya, yang telah membawa kabur sepeda motor milik Figi Rohamawan yang merupakan warga Jatinangor, Kabupaten Sumedang. IS yang kerap melakukan aksi tipu menipu dan penggelapan sepeda motor di wilayah Kamojang-Ibun, Kabupaten Bandung itu, kini harus merasakan untuk mendekam di balik jeruji besi.

“Setiap melakukan aksinya, IS selalu mengaku sebagai anggota intelejen yang berdomisili di Bandung. Begitu pula saat bertemu dengan korban Figi ini,” ungkap Carsono saat dihubungi via pesan, Selasa (17/3).

Kata Carsono, pelaku dan korban ini bertemu di Jembatan Kuning Kamojang. Saat itu, pelaku melihat korban tengah nongkrong di kawasan jembatan. Tak lama kemudian, lanjut Carsono, pelaku mengajak korban untuk mengobrol. Tak lama setelah itu, pelaku kemudian meminta tolong kepada korban untuk mengantar membeli makanan. Setelah tiba di warung makanan, pelaku kemudian berpura-pura meminjam sepeda motor Yamaha Vixion milik korban.

“Dalihnya untuk menjemput temannya. Tapi setelah sekian lama ditunggu, pelaku tak kunjung kembali. Korban pun kemudian melaporkan kejadian itu ke kami,” jelas Carsono.

Setelah mendapatkan laporan dari korban, Tim Buru Sergap Unit Reskrim Polsek Ibun yang dipimpin Kanit Reskrim, Aiptu Dani Suandani langsung memburu pelaku. Tim kemudian mengendus keberadaan pelaku yang akan melakukan aksi serupa di wilayah Kamojang-Ibun. Tim Unit Reskrim akhirnya berhasil menangkap pelaku tanpa perlawanan pada Jumat 13 Maret 2020.

“Setelah kasus dikembangkan, ternyata pelaku melakukan sejumlah aksi kejahatan pelaku di beberapa wilayah di Jawa Barat. Seperti di Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Cianjur, dan Kabupaten Bekasi. Sepeda motor tersebut digadaikan oleh pelaku di sejumlah wilayah yang berbeda. Seperti di wilayah Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung; Kecamatan Cikelet dan Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut. Kemudian dari hasil pengembangan tersebut, polisi berhasil menyita tujuh unit sepeda motor berbagai dari pelaku,” pungkas Carsono.

(fik/b)

Loading...

loading...

Feeds

Tarif PPh Turun, WP Diimbau Segera Lapor SPT

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA–Sesuai Perppu 1 Tahun 2020 pemerintah telah menurunkan tarif pajak penghasilan badan dari sebelumnya sebesar 25 persen menjadi 22 …