Manfaatkan Teknologi Saat Belajar di Rumah

Sejumlah petugas  tetap memberikan pelayanan di Kantor Korwil Disdik Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Senin (16/3/2020). (Fikriya Zulfah/Radar Bandung)

Sejumlah petugas  tetap memberikan pelayanan di Kantor Korwil Disdik Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Senin (16/3/2020). (Fikriya Zulfah/Radar Bandung)

POJOKBANDUNG.com, PASIRJAMBU – Sekolah memanfaatkan aplikasi Whatsup dalam rangka menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Bandung tentang peningkatan kewaspadaan resiko penularan infeksi corona, dimana salah satu poinnya adalah memberlakukan siswa untuk belajar dirumah.


Korwil Dinas Pendidikan Pasirjambu, Dodi Rodiana, menjelaskan bahwa guna menindaklanjuti kebijakan proses belajar mengajar yang dilakukan dirumah masing-masing sebagai antisipasi penyebaran virus corona, maka sekolah mengimplementasikan aplikasi daring dalam mendukung proses belajar mengajarnya.

“Saat dirumah orang tua harus melakukan pengawasan. Jika siswa memiliki handphone maka bisa menggunakan aplikasi e-learning, tetapi jika siswa tidak memiliki handphone android maka guru akan memberikan pelajaran dan tugas kepada siswa,” ungkap Dodi di Pasirjambu, Senin (16/3/2020).

Selain meminta orang tua melakukan pengawasan dalam hal akademik, Dodi juga meminta orang tua untuk memberikan pemahaman tentang virus corona. Kemudian, para orang tua diminta untuk menumbuhkan karakter yang baik ketika dirumah, seperti meningkatkan karakter tertib dalam kehidupan sehari-hari.

Adapun jumlah sekolah yang berada dibawah kewenangan Korwil Disdik Pasirjambu yaitu ada 43 Siswa SD Negeri, Satu SD IT dan Satu SD Swasta, jadi total ada 9.000 an siswa. Selain itu juga ada 15 TK dan 45 PAUD.

“Kepada seluruh kepala sekolah untuk selalu update dalam mendapatkan info tentang kegiatan belajar, utamanya belajar dirumah selama dua minggu kedepan ini.  Kalau untuk tenaga pendidik tetap masuk, tetapi disertai dengan langkah antisipasi corona seperti tidak terlalu sering bersalaman dan menjaga kebersihanya,” tandas Dodi.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Negeri Cisondari 1, Ayep Sulaeman, mengatakan bahwa pelayanan pendidikan masih tetap ada. Jadi jika ada siswa yang ingi menanyakan perihal proses belajar bisa datang kesekolah. Utamanya siswa kelas enam yang akan mengikuti Ujian Sekolah dalam waktu dekat.

“Untuk kelas enam ada 58 siswa yang akan mengikuti Ujian Sekolah. Selama dua minggu ini, siswa belajar dirumahnya dengan cara dipandu oleh wali kelas melalui WA, dan kami juga tidak menutup kemungkinan jika hal-hal yang perlu ditanyakan, maka siswa bisa datang ke sekolah secara bergantian. Jadi masih terbuka untuk pelayanan pendidikan. Selain itu siswa juga dibekali berupa tugas-tugas melalui buku pelajaran yang dibawa siswa kerumahnya masing-masing. Dipelajari dengan bantuan para orang tua. Untuk pengecekan tugasnya, yaitu para siswa memberikan pelaporan penyelesaian tugasnya melalui WA atau datang langsung kesekolah,” papar Ayep.

Ayep mengapresiasi langkah pemerintah yang mengeluarkan kebijakan untuk belajar dirumah. Karena menurutnya, Ini adalah langkah antisipasi untuk melindungi anak didik dari virus corona. Dirinya menghimbau kepada orang tua untuk mengawasi putra putrinya selama kegiatan belajar dirumah, dan tidak menginjinkan anak-anaknya untuk berpergian tanpa pengawasan kemudian memperhatikan gizi dan kebersihan anaknya.

Selain itu juga, Ketua Forum PKBM Kabupaten Bandung, H. Furqon Nurhakim, mengatakan bahwa ada 70 lembaga yang akan mengikuti UNBK PKBM. Yang terdiri dari 3000 peserta ujian paket C dan 2500 peserta paket B. Tetapi karena adanya SE Bupati Bandung, ujian tersebut kemungkinan akan diundur. Dimana pada awalnya, ujian akan dilaksanakan pada 4 April 2020.

“Kita menunggu hingga keputusan selanjutnya. Mudah-mudahan virus corona ini bisa diantisipasi dengan cepat sehingga pelaksanaan UNBK PKMB bisa dilaksanakan tepat waktu dan semua peserta bisa lulus,” pungkas Furqon.

(fik/b)

Loading...

loading...

Feeds

Setahun Zona Merah di Indonesia

PADA 2 Maret 2020, Presiden Jokowi mengumumkan dua warga Depok, Jawa Barat, terpapar virus mematikan Covid-19. Setelah pengumuman menyeramkan itu, suasana …

Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Vaksinasi Covid-19 menjadi salah satu kunci Indonesia untuk keluar dari situasi pandemi. Program tersebut membutuhkan partisipasi dari …

46 Warga Kampung Jati Dievakuasi

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI – Aktivitas bencana pergerakan tanah yang memprakporandakan tiga perkampungan penduduk di wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, kian meluas …

Korban Banjir Terjangkit Ragam Penyakit

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Banjir yang sempat melanda wilayah utara (Pantura), Subang menimbulkan dampak penyakit bagi warga, yakni penyakit gatal pada …

Bakti Sosial Dosen untuk Masyarakat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Sepuluh dosen Program Studi Pendidikan Guru (PG) PAUD IKIP Siliwangi Bandung melaksanakan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) …