BP JAMSOSTEK Kumpulkan Iuran Rp101,8 Miliar dari Pekerja Migran

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – BP JAMSOSTEK telah melindungi 544,5 ribu Pekerja Migran Indonesia (PMI). Iuran yang dikumpulkan dari pekerja migran tersebut mencapai Rp101,8 miliar.


Deputi Direktur Wilayah Jawa Barat, M. Yamin Pahlevi menjelaskan, lembaga di bidang asuransi sosial ini memberikan perlindungan kepada pekerja migran mulai dari mereka persiapan kerja, kemudian penempatan kerja hingga kembali ke tanah air selepas kontrak berakhir.

“Kami terus berupaya melakukan sosialisasi dan edukasi kepada para PMI agar menyadari pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dalam melakukan pekerjaan sehari-hari,” ucap Yamin.

Kata dia, angka tersebut terhitung masih minim dibandingkan total pekerja Indonesia. Hingga 2019, total pekerja yang dikover BP Jamsostek mencapai total 55,2 juta peserta atau mencakup 60,7 persen dari seluruh pekerja Indonesia yang eligible sebagai peserta yang terdaftar.

Jumlah pekerja yang dikover meningkat 9,1 persen dari tahun 2018. Sementara dari sisi penambahan perusahaan atau pemberi kerja, capaian yang diraih oleh lembaga negara ini mencapai 681,4 ribu perusahaan atau tumbuh 21,6 persen secara year on year (yoy).

“Hal ini semakin menantangnya pencapaian kepesertaan, tidak menyurutkan semangat BPJAMSOSTEK untuk terus berusaha agar seluruh pekerja Indonesia terlindungi,” ungkapnya.

Ia mengatakan, dinamika kepesertaan cukup tinggi, sepanjang tahun tahun lalu, BP JAMSOSTEK berhasil mengakuisisi 23,6 juta peserta. Kinerja positif ini dicapai dengan menggagas kegiatan dan kerjasama strategis, seperti yang dilakukan bersama Pemerintah, baik daerah, provinsi hingga pusat.

Kerjasama dimaksud antara lain penguatan regulasi pada level daerah hingga provinsi, dan memastikan kepatuhan para pemberi kerja terhadap regulasi jaminan sosial ketenagakerjaan.

Selain itu, sambung Yamin, pihaknya mendorong kepesertaan pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) dan Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) melalui inisiatif PERISAI (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia), sebuah inovasi perluasan kepesertaan dengan skema keagenan.

Terhitung sejak 2017 sampai dengan akhir 2019, PERISAI ini telah berkontribusi terhadap kepesertaan sebesar 1,1 juta peserta dengan total iuran Rp 159,2 miliar yang dilakukan oleh 6.241 agen PERISAI aktif yang tersebar di seluruh Indonesia.

(arh)

 

Loading...

loading...

Feeds

Karya yang Membuat Tanya

Gedung Munara 99 dan Skywalk Sabilulungan akhirnya telah rampung dibangun. Bangunan yang akan menjadi ikon dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Bandung …

Cinta Palsu Negeriku

‎Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Raharja, sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, menempati peringkat …