BPJAMSOSTEK Cimahi dan PEMKOT Cimahi Tandatangani MoU

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Untuk membantu mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan masuk ke dalam jaminan sosial, Pemerintah Kota Cimahi melakukan kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) untuk melindungi 8.610 tenaga kerja mencakup Ketua RT,RW, Guru Ngaji, Petugas Linmas dan Marbot Masjid yang berada di Kota Cimahi kedalam program-program BPJAMSOSTEK.


Penandatanganan MoU terkait Sinergi Penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kota Cimahi ini dilakukan langsung oleh Walikota Cimahi dan Kepala BPJAMSOSTEK Cimahi. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Sariater Subang, Jumat (13/3).

Kepala Cabang BPJAMSOSTEK Cimahi, Aang Supono menyampaikan terima kasih kepada Walikota Cimahi Ir. H. Ajay Muhammad Priatna, M.M. atas kerjasama yang telah terjalin,  karena dengan adanya kerjasama ini bisa melindungi Ketua RT, RW, guru ngaji dan Petugas Linmas dan Marbot Masjid yang berada di Kota Cimahi  dalam menjamin keselamatan kerja dan jaminan sosialnya.

“Dalam hal ini kita akan menanggung seluruh biaya perawatan apabila peserta mengalami kecelakaan kerja tanpa ada batasan biaya serta memberikan santunan kepada peserta apabila meninggal dunia, baik itu meninggal dalam kondisi tidak bekerja ataupun sedang bekerja,” lanjut Aang.

Dalam kerjasama yang telah terjalin dari tahun sebelumnya dirinya berharap akan semakin memberikan nilai positif kepada masyarakat pekerja di Kota Cimahi, BPJAMSOSTEK akan selalu hadir untuk melindungi para tenaga kerja ketika terjadi resiko – resiko sosial.
Saat ini Kota Cimahi masuk kedalam nominasi Paritrana Award 2019 yang akan memperoleh penghargaan dari Presiden RI, dari 520 peserta kabupaten/kota se-Indonesia telah terpilih 10 kabupaten kota se-Indonesia, salah satunya adalah Kota Cimahi.
“Patut kita bangga, karena saat ini semakin banyak masyarakat pekerja yang sadar akan pentingnya mengikuti program dari BPJAMSOSTEK,” terang Aang.

BPJAMSOSTEK sendiri memiliki empat program, yaitu Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Pensiun (JP).

Di penghujung Tahun 2019 lalu, Khusus untuk program JKK dan JKM mengalami kenaikan manfaat yang cukup signifikan sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82 Tahun 2019 tentang perubahan atas PP Nomor 44 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.

Jika dihitung – hitung, beasiswa untuk ahli waris dari peserta yang kecelakaan atau meninggal dunia naik 1350%. Lalu, santunan kematian naik 75%. Kenaikan manfaat dari kedua program tersebut diberikan kepada pekerja Indonesia tanpa ada kenaikan iuran.

(sol)

Loading...

loading...

Feeds

Tarif PPh Turun, WP Diimbau Segera Lapor SPT

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA–Sesuai Perppu 1 Tahun 2020 pemerintah telah menurunkan tarif pajak penghasilan badan dari sebelumnya sebesar 25 persen menjadi 22 …