Corona Hantui Pesepak Bola, Tim Persib Tak Mau Bersentuhan Lagi

Ekspresikan kemenangan : pemain belakang.  Victor Igbonefo Berpelukan dengan rekannya usai pertandingan selesai  laga Liga 1 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (8/3/2020). Tuan rumah Arema FC dikalahkan Persib Bandung dnegan skor 1-2

(Rubianto Radar Malang)

Ekspresikan kemenangan : pemain belakang. Victor Igbonefo Berpelukan dengan rekannya usai pertandingan selesai laga Liga 1 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (8/3/2020). Tuan rumah Arema FC dikalahkan Persib Bandung dnegan skor 1-2 (Rubianto Radar Malang)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Virus Corona membuat sejumlah tim sepakbola mulai waspada seperti Persib


Penularan virus corona ini bisa menyerang siapa saja dan kapan saja, tak terkecuali atlet yang diketahui rajin dalam menjaga kebugaran dan kesehatannya.

Kabar terbaru menyebutkan, bek Juventus Daniele Rugani positif tertular virus corona. Pengumuman tersebut disampaikan pihak klub pada Rabu (11/3/2020).

Selain Rugani, ada juga pesepak bola lain di Eropa yang juga terkena virus tersebut, yakni Timo Hubers (Hannover 96).

“Kabar terbaru, saya dengar pemain Juventus, lalu pemain Hannover di Jerman juga (terinfeksi) jadi semua berjalan begitu cepat,” kata pelatih Persib Robert Rene Alberts.

“Seperti saya katakan pekan lalu, kami harus waspada dengan itu dan peduli sebisa mungkin,” kata dia di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis (12/3/2020).

“Kabar terbaru, saya dengar pemain Juventus, lalu pemain Hannover di Jerman juga (terinfeksi) jadi semua berjalan begitu cepat,” kata pelatih Persib Robert Rene Alberts.

“Seperti saya katakan pekan lalu, kami harus waspada dengan itu dan peduli sebisa mungkin,” kata dia di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis (12/3/2020).

Robert mengatakan, kewaspadaan ditingkatkan masing-masing pemain, pelatih, dan staf tim Persib.

Saat ini, para pemain sudah saling mengurangi kontak fisik. Hal tersebut dilakukan sebagai proteksi diri agar tak terkena wabah virus corona.

“Kami sangat waspada soal itu. Seperti kami di dalam tim, pemain, pelatih dan ofisial tidak bersentuhan satu sama lain, tidak bersalaman lagi, dan kami sangat melindungi diri sendiri,” ungkap Robert.

“Kami harus memproteksi diri sendiri karena kami punya keluarga, mayoritas pemain punya anak kecil, dan kami harus peduli terhadap itu,” kata dia.

(bbs)

 

Loading...

loading...

Feeds

New Normal, Ini Manfaat Sistem HRIS bagi Perusahaan

POJOKBANDUNG.com–BELAKANGAN pemerintah Indonesia mulai mempersiapkan pemberlakuan aktivitas new normal pasca PSBB.  New normal sendiri adalah perubahan perilaku untuk tetap menjalankan …